Blogger di Masa Depan Jadi Apa, Kawan?

Hari Blogger Nasional (HBN) baru saja berlalu pada 27 Oktober. Belum genap satu minggu yang lalu. Dalam rangka HBN 2018 ini, izinkan saya membahas seputar blogger dan blogging ya. Lha kok minta izin, ini kan blog saya? Ngapain minta izin di rumah sendiri? Tak apa, biar tamu saya senang.

Awal mula kisah ini
Saya mulai dari mana ya? Oh mungkin dari asal usul saya ngeblog aja ya? Saya lupa, apakah saya sudah pernah membahas tentang ini sebelumnya, tapi rasanya belum. CMIIW. Dulu, ketika saya kecil, saya suka baca majalah Kreatif, itu yang ada Roki dan Bipbip. Ada yang suka baca ini juga? Di sana, saya pernah membaca tentang membuat website sederhana. Kemudian saya praktekkan di komputer jadul pentium dua yang ada di rumah. 

Gondosuli yang Ingin Kembali Kudatangi

Hari itu, sore-sore kami sudah tiba di Gondosuli. Hijau. Dingin. Kemudian matahari perlahan seolah turun, meninggalkan semburat merah jingga-nya, mengucapkan sampai jumpa. Sore berganti malam. Jingga berganti temaram. Kelam. Malam. Dingin semakin dingin.

Gimana intronya? Sudah puitis belum sih? Oke, lanjut dulu deh.

Akhir Juli dua ribu tujuh belas, untuk pertama kalinya kaki ini menginjak tanah Surakarta. (Baca juga: GHTL 2.0). Saat itu saya ke sana dalam rangka mengikuti sebuah training. Namun semua hal sebetulnya bisa kita nikmati bukan? Sambil training, sambil jalan-jalan. Sambil melaksanakan tugas, sambil lihat-lihat sekitar. Gondosuli indahnya mantul!

Kenapa Mesti Diimunisasi sih?

Kenapa mesti diimunisasi sih?

"Saya masih takut memberikan izin putri saya untuk mengikuti imunisasi ini, sebab saya baca di sosmed banyak yang mengalami hal-hal yang tidak diinginkan dari imunisasi ini,"  ujar Sri, dilansir dari Kompas.com pada artikel berjudul Banyak Orangtua Takut, Imunisasi MR di Kepri Baru Terealisasi 23 Persen. (https://regional.kompas.com/read/2018/08/20/12480541/banyak-orangtua-takut-imunisasi-mr-di-kepri-baru-terealisasi-23-persen)

Sri merupakan orang tua murid di SDN 02 Sekupang, Batam. Ia adalah satu dari sekian orangtua yang takut anaknya diimunisasi pada bulan Agustus 2018 lalu.