Beberapa Hal yang Diperhatikan dalam Mendekorasi Rumah + GIVEAWAY Artworks dari Spasium

Setiap orang pasti ingin menciptakan suasana yang nyaman di tempat mereka tinggal. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membuat hunian menjadi nyaman untuk ditempati. Mulai dari menjaga kebersihan hingga mendekorasi rumah.

Ada beberapa hal yang dapat diperhatikan dalam mendekorasi rumah

Gunakan perabot seperlunya dan atur tata letaknya

home planner by elthnad

Ketika hendak membeli perabot rumah, pastikan dulu apakah perabot atau furniture tersebut memang diperlukan. Jangan sampai hanya bisa memenuhi isi ruangan saja, dan membuat ruangan menjadi penuh dan sumpek. Atur juga tata letaknya supaya lebih nyaman.

Berikan sentuhan alam

home planner by elthnad

Rumah yang besar tentu lebih leluasa memberikan sentuhan alam dengan membuat taman. Tapi rumah yang minimalis juga bisa kok, menyuguhkan keasriannya. Pot-pot kecil berisi bunga yang kita letakkan di atas meja atau sudut ruangan atau di mungkin di balkon. Celah samping rumah kita bisa juga kita manfaatkan untuk membuat taman mini. Apalagi jika menggunakan barang-barang daur ulang yang kita rombak dengan cantik untuk menjadi pot bunga, seperti kaleng cat, tentunya akan lebih mendukung upaya penyelamatan bumi.

Manfaatkan koneksi nirkabel

mouse wireless

Sekarang teknologi sudah semakin canggih. Apa-apa sudah bisa disetel melalui remot. Tidak hanya remot, hal-hal lainnya yang semakin canggih juga hadir untuk memudahkan kita, sebut saja koneksi nirkabel. Dengan adanya koneksi nirkabel, kita akan terbebas dari yang namanya kabel-kabel. Contohnya wireless, bluetooth, dan lain-lain. Koneksi nirkabel untuk ponsel, laptop, printer, dan lain sebagainya di rumah dapat menjadikan rumah atau ruangan menjadi lebih luas tanpa kabel-kabel yang berseliweran.

Gunakan hiasan dinding

http://www.spasium.com/

Supaya tidak terlalu polos, kaku, dan sepi, kita dapat memberikan sedikit sentuhan di dinding. Memberikan hiasan di dinding dapat membuat hunian kita terasa lebih menyenangkan. Apalagi untuk ruang tamu. Memasang hiasan dinding berupa artwork di ruang tamu atau mungkin di ruangan lainnya di rumah kita dapat memberikan kesan yang lebih senang dipandang mata, daripada sekedar dinding saja.

Artwork atau karya seni dapat juga sebagai benda yang merepresentasikan diri kita. Orang dapat menilai diri kita suka dengan hal apa melalui karya seni yang kita punya atau pajang. Apalagi ruang tamu juga merupakan ruangan yang bisa menjadi kesan pertama bagi orang di rumah kita. Jadi, kenyamanan yang disuguhkan dalam mendekorasi rumah bukan hanya untuk pemilik, tetapi juga untuk pengunjung.

Tapi bukan berarti bahwa mendekorasi rumah dengan karya seni tidak terbatas di ruang tamu saja. pemilik rumah dapat meletakkannya di tempat-tempat kesukaannya. Contohnya di kamar, atau di ruang kerja, atau di ruang makan juga boleh.

Dalam memilih karya seni, jangan terburu-buru. Luangkan waktu lebih banyak untuk melihat-liat galeri foto, baik itu secara analog maupun di website. 

http://www.spasium.com/

Di Spasium, kita bisa melihat-lihat dan bahkan memesan karya seni untuk dekorasi rumah kita. Kini belanja artwork untuk kebutuhan isi rumah bisa dilakukan dengan mudah, hemat waktu karena serba online dan terjangkau. Iya. Artwork tidak selalu identik dengan mahal, namun juga dengan harga terjangkau, dan kita bisa mendapatkan artwork yang ekslusif dan berlisensi di Spasium.

Spasium merupakan platform yang menyediakan affordable artworkd dari para seniman di Indonesia. Artworks tersedia dalam format siap pasang, printed (repro) dengan limited copy. Juga tersedia dalam media canvas maupun frame yang tentunya dengan standar produksi khusus. Semua karya merupakan karya seniman Indonesia, bukan beli image bebas di internet untuk diproduksi ulang.

Spasium menyediakan berbagai macam artwork dari jenis dan cara membuatnya. Ada beberapa pilihan jenis artwork yang ada di spasium, antara lain abstrak dan pattern (motif), animals (hewan), cities and architecture, conceptual, culture, futuristic, human and activities, nature and scenic. 

Yuk, kita intip jenis-jenis karya seni atau artwork yang ada di Spasium.

abstrak (chicken skin black white - chicken skin blue - chicken skin blue black)

animals (asuris - bird - cat)

cities and architecture (choice - chronicles - circular motion)
conceptual (500 days of autumn - 630 - a fairy dress)
culture (rahpsodia van java - saxophone - stupa reflection)

futuristik (mice - when we were young - white oak)
human and activities (madonuts - oprah winfries - reese withherspoon)
nature (afternoon romance - all aboard - aloha)

Melalui gambar-gambar artwork di atas, dapat kita ketahui bahwa karya seni atau artwork yang ada di Spasium dibuat dengan cara. Ada gambar (drawing), graphic, illustration, mix media, painting, dan photography. Namun, artwork tidak hanya bisa dilihat berdasarkan fisiknya, media yang dipakai, ataupun hasil visualnya. Artwork is something beyond karena merupakan proses kreasi dan hasil pemikiran orang-orang kreatif. Ini sesuatu yang perlu diapresiasi.

Masih ada banyak lagi karya seni yang disuguhkan di galeri Spasium. Karya-karya seni yang ada di atas hanyalah sepersekian dari sekian karya seni di Spasium. Jika teman-teman ingin melihat-lihat yang lain, langsung saja ke www.spasium.com

Ada kabar baik, buat yang suka lebih irit. Blogger Perempuan dan Spasium membagikan 2 buah artwork yang masing-masing senilai 2 juta rupiah untuk 2 orang blogger yang beruntung di GIVEAWAY kali ini. Klik tulisan GIVEAWAY BLOGGER PEREMPUAN/SPASIUM ini.

Sekarang, coba jawab pertanyaan saya di kolom komentar, dari koleksi-koleksi yang ada di Spasium, karya apa yang menjadi favoritmu? Sebutkan judul karya, nama artis, dan ceritakan apa alasannya? v(⌒o⌒)v
Readmore → Beberapa Hal yang Diperhatikan dalam Mendekorasi Rumah + GIVEAWAY Artworks dari Spasium

Keuntungan Bekerja dari Rumah

Sebagai seorang wanita, terkadang saya berpikir enak juga ya, kalau bekerja di rumah. Seorang wanita yang bekerja di rumah bukan berarti bekerja untuk tiga hal: kasur, sumur, dan dapur. Ah, you know what i mean, right? Boleh, boleh saja sih, mengurus itu. Tapi bukan itu maksudnya. Maksudnya, bekerja, cari duit, menjadi wanita karier, wanita yang berkarier, wanita yang bekerja. Tapi di rumah. Gitu. 

Kerja apa? Buka kedai/toko kah? Buka jasa menjahit di rumah kah? Atau apa? Bisa jadi.. bisa jadi.. Tapi tak hanya itu. Sebagaimana yang telah kita ketahui, sekarang ini kita telah memasuki era baru, era digital. Di era digital ini, rasanya semakin banyak orang-orang yang bekerja di rumah. Baik itu laki-laki, atau pun perempuan. Pekerjaan-pekerjaan lainnya yang bisa dilakukan di rumah antara lain menjadi desainer, programmer, copy writer, admin media sosial, editor, youtuber, blogger, atau penulis, pebisnis online, dan sebagainya. Pekerjaan-pekerjaan itu kebanyakan dapat dikerjakan dengan mudah jika kita memiliki akses internet yang bagus.

Postingan ini pun tidak terkecuali untuk yang tidak full time bekerja di rumah, misalnya pekerjaan sampingan saja yang dilakukan di rumah. Part time blogger, misalnya.

Berikut keuntungannya bekerja di rumah:

Menekan biaya pengeluaran
Karena bekerja di rumah, tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk biaya transportasi. Atau mungkin bagi yang tidak sempat menyiapkan bekal, maka biaya makan siang pun bisa jadi biaya pengeluaran jika bekerja di kantor.

Lebih nyaman dan fleksibel
Seseorang yang bekerja di rumah, jika bosan, dapat berpindah tempat sesuka hatinya. Ataupun dapat mengatur jadwal kerjanya senyaman mungkin, menghindari kejenuhan terus-terusan bekerja dari jam sekian hingga jam sekian.

Lebih efisien waktu
Bayangkan jika pekerjaan di kantor sedang tidak banyak, sedangkan kita masih terikat dengan jam kantor. Lalu waktu akan berlalu begitu saja sementara kita tidak melakukan apa-apa dengan produktif dan kita "terkurung" di kantor. Jika bekerja di rumah, ketika pekerjaan sedang tidak banyak, kita dapat melakukan hal yang lain. Selain itu, dengan bekerja di rumah, juga akan menghemat waktu, karena tidak ada waktu yang dihabiskan di perjalanan pulang-pergi sebagaimana yang dimiliki pekerja kantoran. terlebih jika lalu lintas macet.

Menyeimbangkan urusan keluarga dan pekerjaan
Hal ini tentu saja menjadi nilai plus lainnya. Dengan bekerja di rumah, seseorang dapat menjadi lebih dekat dengan keluarganya. Seorang ibu akan lebih bisa memantau anaknya di rumah, dan memberikan perhatian kepada keluarganya.

Walaupun bekerja di rumah dapat membatasi interaksi kita dengan dunia luar, tapi siapa bilang kita tak bisa menyentuh dunia luar? Dengan bekerja di rumah, kita lebih leluasa mengatur waktu karena tidak terikat dengan waktu-waktu kerja seperti kerja kantoran. Waktu luang, bisa digunakan untuk rekreasi, atau berkumpul dengan teman.

Tapi.. Di lain sudut, bekerja di rumah juga tidak memiliki artian yang sempit seperti bekerja sendiri. Bekerja di rumah, bisa bawa-bawa teman, bikin startup sama-sama, dan menjadikan rumah sebagai markasnya. Yuk kenalan dulu dengan rumah yang bisa dijadikan markas untuk kerja di rumah.

CYBERHOME!!!

Pekerjaan rumah terasa lebih mudah dengan adanya Cyberhome

Apa yang pertamakali terlintas di pikiran teman-teman saat pertama kali mendengar kata "cyberhome"? Cyberhome bukanlah sebuah merek alat penyokong internet, atau alat komputer, apalagi markas tempat berkumbulnya hacker. Bukan. Jauh dari artian itu.

Cyberhome adalah salah satu inovasi hunian yang ada di Indonesia yang memiliki konsep rumah pintar (smart house). Cyberhome dibangun oleh pengembang Cyber Park Indonesia. Hal ini merupakan salah satu bentuk dalam menyambut gegap gempitanya ekonomi digital yang berkembang di tahun 2017 ini, begitu kata Dedi Yudiant, CEO Cyber Park Indonesia yang sekaligus merupakan Ketua KPTIK (Komite Penyelarasan Teknonolgi dan Informasi). Di era digital ini, Cyberhome juga hadir untuk mendukung pertumbuhan cyber city, digital city, dan smart city yang bertujuan untuk menjadi kawasan hunian yang produktif. Perumahan ini berlokasi di Bogor, Indonesia.

Cyberhome didirikan dengan desain yang futuristik, rumah masa depan. Penghuni rumah tidak perlu lagi memasang fasilitas akses internet. Sebab, setiap rumah akan memiliki kapasitas internet dengan skala yang besar. Serta IP Public jika ingin menghidupkan server sendiri di rumahnya. Di Cyberhome, hal yang diprioritaskan adalah infrastruktur internetnya yang super kencang mulai 10Mbps hingga 1Gbps dan jaringannya juga stabil. 

Tipe rumah Cyberhome nan minimalis (sumber http://cyberhome.web.id/property/tipe/)

Selain 100Mbps 1:1 DEDICATE internet untuk upload dan download data, Cyberhome juga memiliki fasilitas sistem keamanan (security) yang otomatis dan terintegrasi ke gadget, ada juga LIVE APP yaitu aplikasi khusus yang akan dipasang pada smartphone, free backbone internet (tentu saja), jaringan listrik bawah tanah, sistem keamanan 24 jam, jalur pedestrian, jalur sepeda, dan 60% green area. Jadi selain canggih, Cyberhome juga merupakan kawasan sehat dan asri.

Karena berlokasi di Tamansari, Bogor, maka Cyberhome juga memiliki beberapa fasilitas di sekitarnya, yaitu The Jungle Water Park, Jungle Fest, Rumah Air, Botani Square, Lippo Plaza, Tol Jagorawi, Stasiun Bogor, RS Melania Bogor, Polsek Bogor Selatan, TK Madania Bogor, Sekolah Tunas Harapan Bogor, SD Al Azhar Bogor, SMUN 4 Bogor.

Beberapa fasilitas di atas berpotensi untuk menghilangkan jenuh jika merasa bosan menghabiskan waktu yang lama bekerja di rumah. (Hei, siapa yang tak pernah bosan?)

Testimoni bekerja dari rumah Cyberhome






Last but not the least

Melaui fasilitas internet yang oke punya, tentu saja membuat pekerjaan yang dilakukan di rumah bisa dapat dilakukan dengan santai. Saya yang mempunyai ketertarikan menjadi penulis dan desainer ini tentu saja ngiler dengan fasilitas yang ada di Cyberhome. Dengan begitu, pekerjaan yang dilakukan di rumah dapat dikerjakan dengan lebih mudah. Terserah, jika maunya bekerja di rumah bersama-sama temen atau sendiri.

Readmore → Keuntungan Bekerja dari Rumah

Cara Membuat Readmore Otomatis di Blog

Taruih Baraja
Halo! Kali ini saya mau berbagi cara membuat readmore otomatis di blog seperti blog Taruih Baraja ini. Melalui readmore otomatis ini, gak perlu lagi makai insert jump break untuk setiap postingan, karena postingan yang diposting akan otomatis ada readmore-nya. Scriptnya pakai Javascript, dan saya dapatkan dari blog mastamvan. Kenapa saya bikin lagi di postingan saya?

Selain untuk berbagi ilmu dengan yang lain, jadi ceritanya kemarin blog saya dilanda masalah. Enggak tahu kenapa, jika diklik sebuah link di blog saya, gak ke-direct ke tujuan link yang dimaksud, malah jadi ke home/beranda. Misal, saya klik about, gak bisa bisa, malah tetap di home. Saya gak tahu di mana letak salahnya [ada yang tahu?].

Hal ini bisa diperbaiki kalau saya ganti template. Namun sayang aja, template yang lama ini udah saya otak-atik dengan sedemikian rupa. Jadinya sehabis coba-coba ganti template supaya link-nya gak rusak lagi, saya balik lagi ke template lama dengan back up -an template lama saya. Pada akhirnya, saya memutuskan buat rombak ulang template blog saya. Saya buat template ini sama dengan template lama, karena saya udah nyaman dengan template lama. Walaupun gak begitu mirip sih.

Nah, di template lama kan ada readmore otomatisnya. Jadinya saya terapkanlah itu di blog ini. Supaya saya gak nyari-nyari lagi tutorialnya, atau scriptnya, jika suatu saat saya butuhkan. Lagipula script yang ada di berbagai tutorial itu beda beda, maka saya abadikan di postingan ini.

Jadi, beginilah cara membuat readmore otomatis di blog

Masuk ke dashboard > theme > edit html

Masukkan script di bawah ini di atas </head>

 <script type='text/javascript'>
var thumbnail_mode = &quot;float&quot; ;
summary_noimg = 150; 
summary_img = 150; 
img_thumb_height = 80; 
img_thumb_width = 120; 
</script>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function removeHtmlTag(b,a){if(b.indexOf("<")!=-1){var d=b.split("<");for(var c=0;c<d.length;c++){if(d[c].indexOf(">")!=-1){d[c]=d[c].substring(d[c].indexOf(">")+1,d[c].length)}}b=d.join("")}a=(a<b.length-1)?a:b.length-2;while(b.charAt(a-1)!=" "&&b.indexOf(" ",a)!=-1){a++}b=b.substring(0,a-1);return b+" [...]"}function createSummaryAndThumb(d){var f=document.getElementById(d);var a="";var b=f.getElementsByTagName("img");var e=summary_noimg;if(b.length>=1){a='<span style="float:left; padding:0px 10px 5px 0px;"><img src="'+b[0].src+'" width="'+img_thumb_width+'px" height="'+img_thumb_height+'px"/></span>';e=summary_img}var c=a+"<div>"+removeHtmlTag(f.innerHTML,e)+"</div>";f.innerHTML=c};
//]]>

</script>

Catatan:
summary_noimg = 150; = jumlah tulisan dengan postingan tanpa gambar
summary_img = 150; = jumlah tulisan dengan postingan bergambar
img_thumb_height = 80; = tinggi gambar di halaman utaman
img_thumb_width = 120; = lebar gambar di halaman utama

Ganti <data:post.body/> dengan script di bawah ini

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
<div expr:id='&quot;summary&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb(&quot;summary<data:post.id/>&quot;);</script>
<span class='rmlink' style='float:left'> <a expr:href='data:post.url'><b>Readmore</b> &#8594; <data:post.title/></a></span>
</b:if></b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<data:post.body/>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'><data:post.body/></b:if>

Nah, demikianlah cara membuat readmore otomatis di blog seperti di blog Taruih Baraja. Semoga bermanfaat :)

Cara lainnya juga bisa didapatkan di sini
Readmore → Cara Membuat Readmore Otomatis di Blog

Menjadi Perempuan Indonesia: Masih (perlu) Terus (semangat) Berjuang

Waktu terus bergulir, keadaan terus berkembang, dan perubahan-perubahan telah muncul ke permukaan. Suatu kepastian bahwa tak ada yang abadi di dunia ini. Nasib-nasib yang menunggangi alam dalam kehidupan ini terus berganti. Namun pergantian itu tidak konstan. Ada yang cepat berganti, ada yang lama berganti. Di sanalah yang namanya perjuangan itu berperan. Peran perjuangan takkan lepas dalam membuat suatu perubahan. Sebagaimana perjuangan pada masa lalu Indonesia, masa mendapatkan kebebasan, masa merebut kemerdekaan, masa-masa perjuangan. Perjuangan, yang akan terus ada sesuai dengan konteks masing-masing zaman.

Tokoh perempuan Indonesia masa lalu

Dulu, berabad-abad Indonesia dijajah, tak dapat dielakkan bahwa perempuan Indonesia punya peran dalam kemerdekaan. Telah banyak tokoh-tokoh wanita Indonesia yang berjuang dalam era penjajahan. Sebut saja, Cut Nyak Dien, Martha Christina Tiahahu, Dewi Sartika, Cut Nyak Meutia, Hj. R. Rasuna Said, Nyi Ageng Serang, Maria Walanda Maramis, Opu Daeng Risadju, Nyai Ahmad Dahlan, Malahayati, Siti Manggopoh, Rohana Kudus, dan masih banyak lagi. 

Ada juga Hj. Fatmawati Soekarno, ibu negara yang menjahit bendera Sang Saka, Hj, Fatimah Siti Hartinah atau Ibu Tin, ibu negara pada masa Soeharto atas jasa beliau dalam perang revolusi bersama Laskar Putri Indonesia serta peran beliau dalam masa pemerintahan Soeharto. Maka jangan pula lupakan ibu Hj. Ainun Habibie, dan ibu-ibu negara lainnya. Saya percaya bahwa di balik laki-laki hebat, ada perempuan yang hebat pula.

Berbicara mengenai wanita, tentu sosok Raden Ajeng Kartini tak lepas dari topik pembicaran. R.A Kartini disebut-sebut sebagai tokoh emansipasi wanita yang berjuang agar perempuan bisa mendapatkan hak pendidikan setinggi-tingginya. Melalui surat-surat beliau kepada teman Belanda-nya, hingga lahirnya buku Habis Gelap Terbitlah Terang itu, R.A Kartini merupakan tokoh perempuan yang terkenal. Bahkan sampai ada Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April. 

Perjuangan perempuan yang takkan pernah usai

Setelah emansipasi disuarkan, seperti yang kita ketahui dan rasakan pada saat ini, persamaan hak laki-laki dan perempuan sudah mulai tampak. Perempuan saat ini sudah bisa mengecap pendidikan, bahkan bekerja layaknya kaum pria. Namun satu hal yang mesti diketahui oleh kaum perempuan adalah: perjuangan itu belum usai dan takkan pernah usai. Perjuangan akan selalu ada. Entah itu sebagai bentuk perlawanan ketidakadilan, atau sebagai bentuk pencapaian prestasi.

Perjuangan dalam menumpas

"Persoalan sangat banyak. Angka Kematian Ibu, penyelundupan manusia, buruh migran, dan partisipasi perempuan. Itu persoalan utama perempuan di Indonesia" 
(Ledia Hanifa, anggota DPR RI).

Meskipun perempuan modern sudah mulai menampakkan eksistensinya dibandingkan dengan masa lalu, namun bukan berarti permasalahan perempuan Indonesia telah habis. Masalah-masalah klasik seperti diskriminasi, persoalan kekerasan, pelecehan seksual, masih ditemukan di era modern ini. Kadang dalam beberapa kondisi, kelihatannya tidak semiris itu, namun masih menjadi sisi yang sebaiknya tidak ada demi mewujudkan kesetaraan gender, yaitu beban ganda perempuan. Ketika wanita karir berperan sebagai pencari nafkah dan kemudian juga berperan mengurus rumah tangga, sementara kaum lelaki hanya berperan sebagai pencari nafkah.

"Jangan panggil aku perempuan sejati jika hidup berkalang lelaki. Namun bukan berarti aku tak butuh lelaki untuk aku cintai." 
(Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia)

Memang benar, bahwa perempuan tidak boleh meninggalkan keluarganya, karena peran perempuan dalam keluarga sangatlah penting. Sekiranya, ada pemahaman yang keliru tentang isu feminisme. Sebetulnya, feminis tidaklah membenci lelaki, apalagi melemahkan kaum laki-laki. Menjadi seorang yang feminis, bukan berarti tidak mau menikah.

Namun tak dapat pula sepenuhnya beban-beban rumah tangga dilimpahkan kepada perempuan. Akan lebih indah rasanya jika di dalam rumah tangga, saling bahu membahu, saling tolong menolong, tidak membebankan pekerjaan rumah tangga hanya kepada kaum wanita.

Perjuangan dalam mencapai 

Maksudnya adalah perjuangan dalam mencapai prestasi. Perempuan masa kini pun tak kalah dari laki-laki. Ada banyak prestasi yang telah ditorehkan oleh tokoh-tokoh perempuan masa kini.

Tri Mumpuni yang telah berhasil membangun pusat-pusat tenaga listrik di lebih dari 60 desa terpencil yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Andi Rabiah sang suster apung yang telah menghabiskan hampir seluruh hidupnya dengan mengarungi laut demi menolong pasien yang membutuhkan. Butet Manurung sang relawan pengajar di pedalaman hutan duabelas di Jambi sebelum adanya Indonesia Mengajar. Tri Rismaharani sang walikota Surabaya nan gigih, tangguh, dan pekerja keras. Mazidah Salas sang pahlawan buruh imigran. Susi Pudjiastuti. Siapa yang tak kenal dengan Menteri nyentrik satu ini? Sosok Menteri Kelautan dan Perikanan yang tangguh. Sri Mulyani, sosok cerdas yang juga telah diakui di dunia Internasional.

Kita semua percaya bahwa masih ada banyak lagi sosok perempuan masa kini yang berprestasi. Lihatlah para pemimpin perempuan itu, atlet perempuan itu, para pendidik itu, founder perempuan, dan perempuan-perempuan tangguh lain. Masih banyak lagi sosok perempuan masa kini yang telah berjuang demi kebaikan kita bersama. Para relawan wanita, para ibu-ibu tangguh yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, atau mungkin perempuan yang berprestasi di sekolahnya. Atau kita? Kita kah? Mari kita buktikan.

Perempuan Indonesia

Nama-nama yang tercantum pada postingan ini adalah sosok inspirasi saya, sosok nyata, bahwa perempuan punya peran. Sosok nyata, bahwa perjuangan perempuan itu ada. Perjuangan yang terus diperjuangkan. Tentu saja masih ada segudang tokoh perempuan lainnya yang telah menginspirasi. Tidak jauh-jauh melintasi jarak dan waktu, karena jika kita lihat di sekitar kita, akan kita temukan para perempuan pejuang kebaikan itu.

Gerakan perempuan

Perjuangan perempuan itu sudah ada dari dulu, sebagaimana kita mengenal dari bacaan sejarah bahwa ada banyak tokoh wanita yang berperan untuk Indonesia. Gerakan perempuan pun sesungguhnya juga memiliki persatuan semenjak dulu. Dua bulan setelah Kongres Pemuda yang melahirkan Soempah Pemoeda, pada 22-26 Desember 1928 diadakan Kongres Perempuan pertama di Indonesia. Hal ini mengartikan bahwasanya perempuan pun mempunyai persatuan untuk bersama-sama memperjuangkan haknya. Karena dengan bersama-sama, dengan bersatu, dengan bekerja sama, tujuan akan tercapai dengan lebih mudah. Karena dengan bersama, diharapkan semangat juang takkan pernah padam.

Lalu kami, dari berbagai macam almamater ini, mewakili teman-teman yang lain, mewakili Indonesia, demi Pemberdayaan Perempuan, demi Indonesia yang lebih baik. Kami, adalah sedikit dari banyak perempuan pejuang. Pastilah, ada banyak gerakan nyata lainnya dari perempuan oleh mereka. Juga kamu, yuk kita jadikan bangsa dan negara ini menjadi lebih baik.

HIDUP PEREMPUAN INDONESIA! (klik untuk melihat video)
Di sela-sela Munas BEM SI - X di Samarinda, Januari 2017 yang lalu

Menjadi Perempuan Indonesia

Kita tak bisa memilih kita lahir sebagai siapa, di mana, menjadi perempuan bangsa apa. Menjadi perempuan Indonesia adalah sebuah takdir. Menjadi perempuan Indonesia, yang tumbuh di tengah pluralnya bangsa ini dari Sabang sampai Merauke tentulah menjadi suatu keindahan tersendiri untuk saling mengenal budaya. Perempuan dari Sabang sampai Merauke yang tumbuh dengan masing-masing budaya dan karakternya. Tapi masih sama-sama memiliki persoalan kesetaraan gender.

Namun, bukan perempuan Indonesia namanya, yang tidak melanjutkan perjuangan-perjuangan sejarah. Perjuangan yang dibangun bahkan dari sebelum bendera merah putih bebas berkibar di tanah air. Perjuangan yang terus menerus dilanjutkan bukan hanya untuk melawan rezim, tetapi juga dengan menorehkan prestasi.

"Kau ialah betina, kalau kau cuma tahu soal makan, tidur, bersolek dan kawin. Banyaklah belajar, berpikirlah besar, rancanglah masa depan dan pandai-pandailah menempatkan diri, maka kau boleh disebut wanita. Tapi, untuk menjadi perempuan, kau juga harus memiliki kesadaran, ketulusan dan bisa menjadi tempat untuk berpulang, serta kuat tuk dijadikan pijakan." 
(Lenang Manggala, Perempuan Dalam Hujan: Sealbum Puisigrafi)

Mari kita buktikan bahwa kitalah perempuan Indonesia yang berperan dengan menjadi perempuan yang mandiri, menjadi perempuan yang aktif memberikan dampak positif bagi lingkungannya. Agar tidak ada lagi sisa-sisa stereotipe bahwa ruang lingkup wanita hanya dapur, sumur, dan kasur. Sebab ruang lingkup perempuan tidaklah sesempit itu.

Maka tetaplah berjuang, sama-sama kita berjuang. Perjuangan dengan semangat yang terus benderang demi masa depan cemerlang. Perjuangan yang dimulai dari diri sendiri, dari detik ini. Hingga perjuangan yang tersisa hanyalah perjuangan untuk mencapai. Yaitu mencapai berbagai prestasi.

 "Kami terus berikhtiar supaya kami teguh sungguh, sehingga kami sanggup diri sendiri, menolong diri sendiri. Dan siapa yang sanggup menolong dirinya sendiri, akan dapat menolong orang lain dengan lebih sempurna pula
(Surat R.A Kartini kepana Ny. Abendanon 12 Desember 1902)

Kita masih (perlu) terus (semangat) berjuang.
Hidup Perempuan Indonesia! 
Karena Perempuan Punya Peran~

Mereka berjuang, saya berjuang, kamu juga kan? (iya, kamu)
Readmore → Menjadi Perempuan Indonesia: Masih (perlu) Terus (semangat) Berjuang

Perkembangan Desain Grafis

Desain grafis, menurut Wikipedia bahasa Indonesia adalah suatu proses komunikasi menggunakan elemen visual seperti tulisan, bentuk, dan gambar yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang akan disampaikan. Bidang ini melibatkan komunikasi visual, dengan kata lain, desain grafis merupakan cara penyampaian informasi secara visual dengan mengkombinasikan tulisan, bentuk, dan atau gambar.

desain grafis

Sejarah  Desain Grafis

Sejarah desain grafis tak bisa dipisahkan dari sejarah perkembangan seni rupa. Konon katanya, produk komunikasi visual tertua di dunia terdapat di Lascaux, Perancis, yaitu pada lukisan di dinding gua yang diperkirakan dibuat pada tahun 15.000SM - 10.000SM. Lukisan itu berupa simbol-simbol yang menjadi cikal bakal aksara. Kemudian sejarah pun berkembang, pada tahun 1890-an, Morris mempublikasikan buku karya gerakan Arts and Crafts dan membuat buku dengan desain yang lebih bagus yang kemudian dijual kepada orang-orang kaya.

Kemudian desain grafis pun berkembang ke ranah industri. Seiring dengan itu dan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, media desain grafis pun berkembang dari media statis seperti buku, majalah, brosur, ke media elektronik.

Sejarah Desain Grafis di Indonesia

Pada awalnya, aplikasi desain grafis banyak dipergunakan dalam bidang periklanan (seni reklame). FYI, iklan pertama Hindia-Belanda terbit pada Agustus 1744. Perintisnya adalah Jan Pieterzon Coen. Dia adalah pendiri Batavia dan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tahun 1619-1629. 

Pada tahun 1938, berdirilah sebuah persatuan ahli gambar Indonesia (PERSAGI) di Jakarta dengan beranggotakan kurang lebih 30 orang pelukis. Serikat ini dianggap sebagai awal seni rupa modern Indonesia. Para seniman PERSAGI membangun gaya Indonesia baru yang dikembangkan dari panduan antara nilai estetik tradisi dengan nilai estetik modern.

Pada 1 Agustus 1947, berdirilah Balai Pendidikan Universiter Guru Gambar di bawah Fakultas Ilmu Pengetahuan Teknik Universitas Indonesia di Bandung yang menjadi cikal bakal Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB. Di sinilah dikembangkan dan disalurkannya ilmu pengetahuan mengenai seni rupa, seni lukis, dan arsitektur. Pada tanggal 15 Desember 1949, didirikan pulalah Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI), yang diresmikan satu bulan kemudian. Pada 1959, ITB berdiri.

Kemudian desain grafis dalam disiplin ilmunya tidak lagi bersatu dengan disiplin seni reklame, namun sudah terpisah menjadi satu ilmu mandiri, yang saat ini berkembang dengan nama Desain Komunikasi Visual. Kabarnya, pemisahan ini diinisiasi olah ITB dan ISI Jogja (dulu namanya ASRI).

Dunia pendidikan seni rupa dan desain pun mengalami perkembangan. Pada tahun 1969, Fakultas Teknik Universitas Trisakti membuka departemen baru, yaitu Departemen Seni Rupa. Tak lama setelah itu pula, dibukanya program studi Desain Grafis di ITB. Kemudian pada 1970, berdiri pula Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta (LPKJ) yang pada tahun 1976, untuk memenuhi persyaratan sebuah perguruan tinggi, lembaga ini dirubah menjadi Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Pada bulan Juni 1980, diselenggarakan untuk pertama kalinya di Indonesia, pameran desain grafis oleh Gauri Nasution, Hanny Kardinata, dan Didit Chris. Kemudian pada September 1980 dibuatlah sebuah persatuan yang diberi nama IPGI (Ikatan Perancang Grafis Indonesia).

Desain Grafis Masa Kini

Saat ini, karya-karya desain grafis sudah bertebaran di mana-mana. Semua ada di sekitar kita, menemani keseharian kita. Mulai dari bangun tidur, lihatlah seprei kasur yang penuh corak itu. Bisa jadi itu merupakan salah satu karya desain grafis. Atau desain poster yang ada di kamar. Atau kecilnya, logo-logo peralatan sehari-hari yang kita gunakan. Semuanya mengandung desain grafis. Keluar rumah, melihat baliho, flyer di jalan, stiker di kendaraan, atau sentuhan grafiti di truk maupun tembok. Itu juga merupakan produk desain grafis.

graphic design is everywhere
Berkembangnya teknologi dan dengan adanya media sosial serta aplikasi-aplikasi atau software yang semakin marak baik software profesional maupun untuk pemula, baik untuk PC atau pada ponsel, mendorong masyarakat luas untuk berkreasi dan menuangkan idenya, dan membuat karya grafisnya sendiri. Hal ini pun mendorong masyarakat untuk terus mengasah kemampuannya dan belajar desain grafis secara lebih mendalam. 

Pada era ekonomi kreatif ini, profesi-profesi di bidang kreatif atau pekerja seni pun menjadi suatu pilihan utama bagi sebagian orang. Memiliki kemampuan dalam hal desain grafis menjadikan seseorang mempunyai nilai plus layaknya ia mempunyai tambahan ilmu. Sebab, dengan memiliki kemampuan desain grafis, seseorang dapat lebih mandiri dalam membuat seni grafis, menciptakan brandingnya sendiri di era digital ini, dapat membuat logo sendiri jika berniat merintis usaha, atau memenuhi permintaan klien dengan menjadi seorang freelancer, membuat desain baju sendiri, atau mungkin untuk sekadar berkarya.

Sekarang ini pun, jika ingin belajar desain grafis tanpa kuliah di jurusan desain, masih bisa kursus desain grafis. Bahkan tidak sedikit orang yang ikut kursus desain grafis demi memperdalam ilmunya di bidang ini. Kebanyakan dari mereka ingin lebih mendalami software seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Corel Draw, InDesign, Flash, dan lain-lain. Terlebih pada umumnya kursus desain grafis ini tidak mempersyaratkan usia maupun aktivitas keseharian /profesi. Sehingga dapat diikuti oleh anak kecil, orang dewasa, atau orang yang sudah bisa dikatakan lanjut usia.

Melalui desain grafis, kita bisa menambah kreativitas. Kreativitas itu bisa digunakan untuk diri sendiri, ataupun untuk umat banyak. Atau keduanya. Karena desain grafis merupakan media komunikasi guna penyampaian informasi, persuasi, maupun perintah dengan cara yang kreatif.

Do your creativity to change your society - Ridwan Kamil

Desain grafis terus berkembang dari yang sederhana menjadi semakin kreatif, dan semakin kreatif. Seperti halnya kreativitas itu sendiri yang terus dikembangkan oleh empunya.

Lalu bagaimana denganmu? Tertarikkah untuk belajar desain grafis? (Iya, kamu).

***
Readmore → Perkembangan Desain Grafis

Kosanku Istanaku

Karena merantau dan tinggal di kos-kosan, maka jargon saya adalah "kosanku istanaku" sebagai peralihan dari rumahku istanaku. Atau kadang bisa berupa "kosanku, surgaku" sebagai peralihan dari baiti jannati (rumahku surgaku). hehe. 

Walaupun lebih sempit daripada rumah, bukan berarti kos-kosan atau spesifiknya kamar kos tidak bisa dijadikan sebagai hunian yang nyaman. Pada postingan kali ini, saya akan berbagi bagaimana cara membuat atau merasakan hunian menjadi tempat yang nyaman dan bermanfaat untuk dihuni. Untuk itu, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan:

tata letak barang
Kerapian
Atur letak barang-barang dengan rapi. Gunakan ruang se-minimalis mungkin agar kamar tidak sumpek dan sempit. Space vertikal (dinding) pun aku manfaatkan agar tidak memakan space horizontal (lantai)

Kebersihan
Tidak hanya kerapian, kebersihan juga tak boleh dilupakan. Saya juga mempunyai sebuah tempat sampah di kamar kosan untuk sampah kering, seperti rambut rontok, debu, atau kertas. Sampah itu dibuang secara rutin.

Sirkulasi udara dan pencahayaan
Hunian yang nyaman itu yang sirkulasi udaranya lancar, dan juga mendapatkan sinar matahari ketika pagi atau siang hari. Selain tidak boros energi karena tidak harus menghidupkan lampu, hunian yang mendapatkan sinar matahari juga lebih sehat karena matahari terang dan panas dari matahari membuat rumah tinggal menjadi tidak pengap, dan menghalangi jamur.

Akses air bersih yang lancar
Air merupakan kebutuhan vital kita. Susah sekali kalau kita dipisahkan dengan air, karena kegiatan yang kita lakukan sehari-hari berhubungan dengan air. Akses air bersih yang lancar dan dekat merupakan salah satu syarat untuk merasakan hunian yang nyaman.Untungnya kosanku memiliki sumber air bersih yang baik.

Cat dinding yang terang
Warna cat dinding juga mempengaruhi kenyamanan tempat tinggal. Warna terang biasanya akan menciptakan kesan luas untuk ruangan. Warna gelap sebetulnya bisa memberi kesan elegan, tetapi saya lebih nyaman tinggal di tempat yang terang. Setiap orang mempunyai kesukaan yang berbeda-beda.

Sinyal yang bagus
Jaman sekarang, mobilitas komunikasi dan informasi sudah semakin canggih. Tinggal di tempat yang memiliki sinyal yang bagus adalah sebuah pilihan yang diinginkan.

Lingkungan yang asri
Siapa yang suka tinggal di lingkungan yang gersang? Lingkungan yang asri menciptakan udara yang sejuk, dan kebanyakan orang suka lingkungan yang sejuk. Lingkungan yang asri juga menyamankan penglihatan ketika memandangnya.

Luas suatu hunian bukanlah jaminan untuk menciptakan kenyamanan. Sekarang juga sedang ngetrend rumah minimalis. Semua tergantung pada kondisi yang dapat kita ciptakan dalam mengorganisir tempat tinggal kita agar terasa nyaman dan bermanfaat. #HelpfulPlace

Ngomong-ngomong soal minimalis, Ace Hardware Indonesia, menyediakan barang-barang rumah tangga terutama untuk hunian minimalis.


Readmore → Kosanku Istanaku

Balada Seorang Mahasiswa dan Dunia Gravitasinya

Gravitasi... daya tarik... mahasiswa...

Ini bukan cerita tentang kasur.


Oh ya, selamat datang para pembaca! Senang bertemu denganmu. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.


Pada umumnya, para perantau yang bertitel mahasiwa akan mencari "keluarga" baru di tanah rantau. Bukan keluarga baru dengan cara pernikahan (tapi kalau yang ini bisa jadi juga). Namun dengan cara mencari teman, menjalin relasi, menambah koneksi. Begitu pula dengan saya.



Membunuh waktu dengan kegiatan yang positif

Membunuh waktu dengan berbagai macam kegiatan organisasi membuat saya perlahan tidak menyadari bahwa satu per satu senior saya pergi meninggalkan kampus. Diganti dengan wajah-wajah baru yang masih lugu. Kemudian wajah-wajah baru nan lugu itu sudah tak begitu lugu lagi. Hingga saya tidak sadar bahwa saya sudah berada di penghujung tahun. Hanya beberapa senior yang masih tinggal. Kesibukan memang kadang membuat kita tak menyadari bahwa waktu telah menggiring kita ke penghujung jalan. Tapi menghabiskan waktu dengan hal yang positif tidaklah meninggalkan rasa sesal.

Kehidupan berorganisasi membuat wawasan kita luas. Kehidupan berorganisasi juga menambah ilmu kita. Organisasi tentu saja menambah relasi kita. Teman-teman baru. Teman-teman yang sudah dianggap sebagai keluarga. Keluarga tanpa ikatan darah, begitu katanya. Bersama, saling berbagi.



Publikasi lagi, lagi lagi publikasi

Pada jalan panjang yang telah saya lalui sebagai mahasiswa, antara belajar di kelas, ikut penelitian, program kreativitas mahasiswa, dan rangkaian kegiatan organisasi serta kepanitiaan, ada hal yang biasa melekat pada diri saya: publikasi dokumentasi. Pada kepanitiaan dan organisasi, sering kali saya diamanahkan di bidang publikasi, dokumentasi, penyebaran informasi, dan sejenisnya. Atau di bidang kestari. Mulai dari staf, hingga dipercaya menjadi koordinator bidang. Suatu pengalaman yang luar biasa mulai dari kegemaran, lalu mengupgrade skill, hingga sharing ke junior.

Khalayak sudah pasti tahu bahwa syarat yang dimiliki di bidang tersebut adalah keahlian di beberapa hal seperti desain grafis, komunikasi, membuat rilis, membuat caption yang menarik, fotografi, hingga videografi. Menyukai hal yang kita lakukan adalah suatu modal yang bagus untuk memberikan hasil yang baik. Melihat sisi positif dari hal yang kita lakukan adalah suatu hal yang dapat meng-upgrade mood kita.  Belajar, dan terus belajar menjadi yang lebih baik. Bahkan hingga saat ini, saya masih terus mencoba mengasah diri, mengembangkan diri ini untuk hal itu: kegemaran saya terhadap bidang publikasi, dokumentasi, penyebaran informasi.

Ngomong-ngomong soal bidang publikasi, dokumentasi, penyebaran informasi... ada suatu hal lain pula yang melekat.



Luna Smartphone

Memperkuat Gravitas dengan Luna Smartphone

Luna Smartphone merupakan ponsel pintar dengan teknologi yang inovatif dan dengan desain yang futuristik. 

Layar yang lebar
Kombinasi layar 5,5 inci dengan resolusi sebesar 1920 x 1080 menawarkan kenyamanan dalam berselancar di duniamu, lewat Luna Smartphone

Fitur Blu-ray
Fitur Blu-ray filter yang dimiliki oleh Luna Smartphone juga dapat mencegah radiasi untuk penglihatan kita. 

Kamera Setara iPhone 6
Apalagi yang dilirik dari sebuah Smartphone? Kamera? Luna memiliki 13 Mega Piksel kamera utama, dan 8 Mega Piksel kamera depan. 

Processor
Bagaimana dengan prosesornya? Luna Smartphone didukung dengan Quad core Processor 2.5 GHz, RAM sebesar 3GB, ditambah 64GB internal memori. Jadi setelah foto-foto banyak, tak usah khawatir karena Luna memiliki kapasitas memori yang besar dengan prosessor yang mumpuni.

Dual Sim Card
Luna Smartphone memiliki dual sim card yang standby di sisi kanan, dan ponsel ini sudah didukung oleh 4G. 

Baterai
Daya baterainya sebesar 3000mAh. Dapat bertahan 500 jam standby, atau setara dengan 11 untuk memutar musik, atau 7 jam untuk memutar video. Luna Smartphone mempunyai fitur quick charge / fast charge 2.0, sama dengan mengisi baterai 40% per 30 menit. 80% selama 60 menit. Jadi satu jam lebih sedikit untuk 100% (baterai terisi penuh).

Sound
Bagaimana dengan suaranya? Luna Smartphone didukung oleh NXP Smart AMP acoustics technology. Kita dapat mendengar suara yang jelas, bahkan di tempat yang ribut.

Melalui fitur-fitur yang dimiliki oleh Luna Smartphone ini, sangat menggiurkan untuk para pecinta smartphone yang handal dengan teknologi terbaru, apalagi bagi yang kerjaannya berhubungan dengan dunia mobile, digital, atau komunikasi dan informasi. 

Luna Smartphone memiliki daya tarik yang kuat dalam memberikan kemudahan dalam keseharian kita sebagai pengguna smartphone. Segala kemudahan itu kita transfer menjadi suatu hal yang lebih produktif, lebih bermanfaat, dan membuat kita mempunyai daya gravitasi pula bagi yang lingkungan.
Readmore → Balada Seorang Mahasiswa dan Dunia Gravitasinya

Opini Seorang Mahasiswa Tahun Akhir: Antara Skripsi dan Karir

Selamat datang di blog ini! Perkenalkan, saya adalah seorang mahasiswa -yang bisa dikatakan- mahasiswa tahun akhir. Sekarang sedang masa-masanya menggarap tugas akhir yang biasa disebut skripsi. Sekarang, sedang marak-maraknya pertanyaan itu mampir di telinga: "kapan wisuda?". Pertanyaan yang dijawab dengan senyum dan permohonan doa. Jawaban, yang dibalas dengan kata semangat, atau kadang kala desakan, atau keduanya. Terimakasih, terimakasih, terimakasih telah memperhatikan saya ^^ Saya masih berada di posisi yang woles, tenang, gak dibawa pusing (i mean, bukan berarti gak dipikirin), dan gak merasa risih juga kok sama pertanyaan itu. Hidup memang begitu kan ya? Masyarakat atau society akan selalu punya pertanyaan. Kapan wisuda, kapan nikah, kapan punya anak.

Bagi saya, hidup saya bukan untuk berpacu dengan hidup orang lain. Pun berpacu dengan waktu yang dibuat oleh society. Bukan berpacu menggapai standar-standar masyarakat luas. Bahwa kuliah itu empat tahun, kuliah sarjana tiga setengah tahun itu luar biasa, pinter, setelah kuliah kerja atau nikah, kerja itu yang tampak kasat mata, masyarakat kadang tak tahu dengan kerja freelance, dan lain-lain.


Saya hanya berusaha mencapai target-target saya sebelum deadline yang saya buat, dengan cara dan standar hidup saya. Ini bukan tentang standar hidup siapa yang lebih tinggi atau lebih rendah, saya atau masyarakat. Tapi tentang cara hidup. Jika ada yang merasa bahwa saya begitu santai, well, sebetulnya tidak sesantai itu, sodara-sodara. Saya hanya ingin menikmati, tanpa terburu-buru. Bukan berarti gak ngegas atau saya kendor.

Berbicara soal karir, bagi saya, kuliah bukan sekadar untuk karir. Bagi saya, kuliah itu lebih ke pengembangan pola pikir. Terutama dengan terjun ke organisasi atau komunitas yang positif yang ada di kampus atau luar kampus, bermanfaat sekali dalam mengembangkan pola pikir, wawasan, dan juga dapat membentuk karakter. Oleh karena itu, saya jalani saja hidup dan kuliah ini dengan selow, gak terlalu menargetkan dan memaksa diri agar tamat tiga setengah tahun lalu cari kerja, mengumpulkan uang banyak-banyak. Menurut saya, hidup di dunia hanya satu kali, nikmatilah, dan jadilah pribadi yang bermanfaat yang menjalani hidup dengan nikmat. Kembangkanlah diri, mengexplore hal-hal baru.


Tak dipungkiri juga, bahwa bertanggung jawab kepada orang tua yang telah mengkuliahkan itu penting. Walau bagaimana pun, menyelesaikan kuliah adalah amanah dari orang tua. Karir dan uang itu penting juga. Jaman sekarang apa apa perlu uang, bukan? Maka memang beruntunglah, orang-orang yang mendapatkan penghasilan dari apa yang disukainya. 
Menyelesaikan skripsi dapat dikatakan sebagai pembuktian kepada diri sendiri kalau kita bisa. Haruskah? Kenapa harus membuktikan kepada diri sendiri? Ya kenapa enggak?

Apakah harus cepat-cepat? Literally, tergantung diri sendiri. Kalau saya sih, mikirnya, nikmatin aja. Bukan berarti lama-lama di zona nyaman. Zona nyaman adalah zona yang tak berprogress. Namun, berprogresslah, dan nikmatilah prosesnya. Produktiflah, dan nikmatilah pekerjaan itu. Kegigihan dan tahan banting. Kalau ada masalah, hadapi. Hidup gak selalu mulus. Ini dunia. Jangan dengerin kata-kata orang yang menjatuhkan.


Kuliah adalah sesuatu yang penting, karena pendidikan itu penting. Tetapi kuliah bukanlah suatu hal yang wajib menurut saya. Entah mungkin suatu saat pemerintah akan mewajibkan. Kuliah tetaplah hal yang baik, bukan sekadar untuk karir. Namun untuk pendidikan itu sendiri. Begitu pula dengan karir, yang gak harus kuliah dulu.



"Manusia hidupnya tidak diselamatkan oleh pendidikan, tetapi dengan keterampilan"
-Sebuah tulisan di koran, yang disampaikan oleh Gde Prama, seorang penulis buku sekaligus motivator pada acara Kick Andy ep Laskar Pelangi-

Keterampilan didapatkan dari pendidikan. Hidup manusia tidak diselamatkan dari pendidikan yang tinggi, tapi dari keterampilan yang ia miliki. Mungkin saja makna dari kata pendidikan di atas adalah ijazah. Di mana saat ini pendidikan kadang dapat menjadi sakadar hitam di atas putih, beda dengan keterampilan yang susah untuk dicurangi. Tapi sebelum tulisan ini tambah melebar kemana-mana, ini bisa pula diartikan sebagai keterampilan yang paling diutamakan sebelum (ijazah) pendidikan dalam menyelamatkan hidup kita. Pun ketika (ijazah) pendidikan telah didapat, tetaplah keterampilan yang diutamakan.

Singkatnya, saya sebagai mahasiswa tahun akhir yang berusaha menikmati hidup ini, kerap sekali saya berpikir bahwa kuliah bukan sekadar untuk kerja. Karena kerja tak harus dari kuliah. Ini kalau kita berbicara soal konteks kerja secara umum, bukan kerja spesifik dengan segala persyaratan pendidikan. Lalu, kerja apa yang bisa dilakukan? Banyak. Saya sering mendapatkan info peluang kerja buat yang belum sarjana, ada yang jadi enumerator, ada yang jadi guru les, guru ngaji, ada yang punya project sana sini. Ditambah lagi pada jaman digital ini, internet bukan lagi kebutuhan tertier, karena masyarakat semakin butuh internet, contohnya untuk mendapatkan penghasilan melalui internet. Caranya? Dua kata: Bisnis online!

Ya, sederhananya bisnis online adalah bisnis yang dilakukan secara online, melalui internet. Bisnis ini dapat dilakukan oleh mahasiswa atau siapapun, dengan syarat yaitu mempunyai koneksi internet. Melalui bisnis online, hal-hal yang dapat kita lakukan di antaranya adalah berjualan secara online, di mana pembeli akan melihat barang-barang jualan via internet, atau bisa juga kita memasarkan jasa kita lewat internet. Seperti jasa kursus online, contohnya Ruang Guru. Atau bisa juga memjual jasa pembuatan desain grafis, hingga jual stok desain grafis. Bagi yang jago ngoding, bisa menjual jasa web developer atau menjual template blog. Semua serba online, semua dengan internet.


Ngomong-ngomong soal blog, hal yang satu ini adalah salah satu bisnis online yang tengah saya usahakan. Melalui blog, kita dapat melakukan bisnis online untuk menambah penghasilan. Melalui blog, kita dapat memasarkan produk atau jasa. Melalui blog, kita dapat beraffiliasi dengan cara memasang iklan di blog. Melalui blog, kita bisa mendapat penghasilan dengan cara mereview suatu produk atapun jasa. Beberapa lomba blog yang diikuti juga merupakan peluang untuk menambah pemasukan.



Tips internet marketing

Ada beberapa tips mengenai internet marketing dalam melakukan bisnis online untuk kamu yang mempunyai bisnis kecil-kecilan:

  1. Gunakan username yang sama untuk semua platform. Ini sama dengan branding. Jadi masyarakat akan mengingat kamu dengan mudah.
  2. Letakkan follow button di website-mu. Jadi orang-orang akan mudah menemukan sosial media kamu. Ini dapat meningkatkan follower kamu, dan semakin banyak follower, semakin baik dalam melakukan promosi.
  3. Belajar dari orang lain bagaimana pola-pola mereka dalam mengembangkan usaha, bagaimana pola-pola mereka dalam marketing.
  4. Sering-sering posting di sosial media (atau platform lain). Ini dapat menunjukkan kalau kita itu aktif. Pastikan bukan spamming.
  5. Sering-sering posting itu boleh, tapi perhatikan pula waktu memposting. Ada waktu-waktu emas di mana banyak orang sedang online. Pagi sekitar pukul 6 misalnya, atau ketika tengah hari saat makan siang, atau ketika menjelang tidur.
  6. Cari tahu apa yang sedang ngetrend. Tentu saja ini berguna. Siapa yang tidak tahu apa korelasi trend dengan promosi/pemasaran?
  7. Menjadi orang yang ramah, merespon orang-orang, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang datang.
  8. 80% nilai, 20% promosi. Jangan kebanyakan promosi juga. Perhatikan pula soal kualitas.


Ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh mahasiswa untuk karir. Karir jalan, kuliah jalan, tugas akhir jalan. Jalani apa yang disenangi dengan syarat itu masih dalam hal yang positif. Kuliah bukan sekadar untuk karir. Karir tak harus setelah kuliah.



Make your own luck

Sekian, jika ada kritik dan saran, silahkan tulis di kolom komentar. Terimakasih telah singgah dan membaca, salam sukses!



***

Tulisan ini dipersembahkan untukmu, dan untuk Dumet School Blog Competition


Readmore → Opini Seorang Mahasiswa Tahun Akhir: Antara Skripsi dan Karir