4 Tahun Indonesia Kreatif, Kita Sudah Kreatif?

30 November ini saya ikut Flash Blogging yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (DJIKP), unit kerja dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Flash Blogging kali ini mengangkat tema "4 Tahun Indonesia Kreatif". Untuk acara di Sumatera Barat, diadakan di Padang, tepatnya di Hotel Mercure.

Acara ini dimulai denga kata sambutan yang diwakili oleh ibu Siti Meiningsih. Kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai 4 Tahun Indonesia Kreatif oleh bapak Andoko Darta selaku tenaga ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Opening
Jadi, Kominfo yang bertugas sebagai penyambung lidah pemerintah dengan masyarakat mengadakan sosialisasi, apa saja yang sudah dilakukan oleh pemerintah?

Indonesia termasuk ke dalam negara middle income trap alias negara berpendapatan menengah, sejak tahun 1985. Itu artinya kita, Indonesia, selama 33 tahun ini telah terperangkap dengan perekonomian ini. Sedih juga, kapan Indonesia bisa jadi negara maju?

Namun, kita tahu, hanya dengan bertanya "kapan", gak bakal sampai ke tujuan. Tentunya, ada yang mesti dilakukan, ya kan? Gimana caranya menjadi negara maju? Pendapatan per kapita mesti bla bla bla, pertumbuhan penduduk, angka kematian bayi, dan la la la. Oke. Jadi gimana? Kata kuncinya adalah: pembangunan, pembangunan infrastuktur, dan pembangunan manusia?

Pak Andoko bilang, Korea Selatan sekarang sudah terlepas dari embel-embel middle income trap. Pemerintahnya mengirim para anak muda ke luar negeri, menimba ilmu di bidang entertainment dan teknologi. Lihat saja bagaimana industri hiburannya sekarang dan siapa yang tidak kenal dengan Samsung?

Sekreatif apa kita di 4 Tahun Indonesia Kreatif? Menjamurnya industri kreatif, start up, pembangunan sarana dan prasarana bandara, pengembangan pariwisata, pembangungan jalan juga listrik, kesejahteraan atlet yang lebih diperhatikan, beasiswa, dll. Sesekali, boleh banget kita ngintip laman www.bekraf.go.id untuk tahu gimana ekonomi kreatif Indonesia. Saya juga suka sama postingan GNFI (Good News From Indonesia). 

Hm, Indonesia memang belum 100 persen merdeka pun masih berada di posisi middle income trap. Indonesia masih membangun, dan terus membangun.

Sharing Session
Barangkali, pertanyaan tadi dapat diulangi kembali, sekreatif apa 'kita' di 4 Tahun Indonesia Kreatif? Iya, 'kita', saya dan kamu. Pak Andoko menuturkan, ada beberapa tipe manusia:
  • Kreator, contohnya founder start up, videographer, video editor, musisi, penulis, dll. Blogger juga dong ya?
  • Peduli,  contohnya volunteer/relawan, dll. Pokoknya orang yang rela membantu orang lain.
  • Eksplorer, contohnya pecinta alam (pecinta alam bukan perusak yak, bukan yang suka buang sampah sembarangan saat mendaki gunung) dll.
  • Orang biasa, contohnya pekerja, dll. Jangan salah! Walau bukan pemegang jabatan, pekerja juga punya kontribusi.
  • Cendekiawan, ilmuwan; peneliti, dll. Pokoknya senang menuntut ilmu yang lebih tinggi dan tinggi.
  • Pahlawan, tim SAR, atlet, dll. Mengharumkan nama Indonesia.
Semua tipe ini berpotensi membangun Indonesia.

Kita lihat lagi diri sendiri dan bertanya, kita tipe apa? Sudahkah terus membangun?

 "Kita harus bersatu"

2 comments:

  1. Blogger kayaknya bisa masuk kemana mana ya, bisa kreator bisa peduli bahkan cendikiawan, mudah2an kita termasuk didalamnya :)

    ReplyDelete