Mau Wisata Kuliner Dalam Negeri? Wajib Coba Makanan Ini!

Kuliner Indonesia sangatlah beragam. Hampir di tiap daerah Indonesia memiliki kuliner khasnya masing-masing. Bahkan, kuliner nusantara sudah terkenal dan di kancah internasional, hingga dinobatkan menjadi kuliner-kuliner terlezat di dunia. Hal ini karena kuliner Indonesia memiliki bumbu rempah yang beragam.

Masing-masing daerah di Indonesia, punya ciri khas tertentu pula pada kuliner daerahnya. Kita perlu tahu apa saja ciri khas kuliner daerah di nusantara. Biar nanti kalau travelling ke berbagai daerah di Indonesia, kita kan jadi tahu kuliner khas daerahnya. Gak lengkap dong ya, kalau berkunjung ke suatu daerah tanpa mencicipi makanan khas daerah itu. Lalu, apa saja makanan yang wajib kita coba pada wisata kuliner dalam negeri? Yuk, mari.

Alat Ini Tak Keluar Dari Kantong Doraemon: Si Automatic Cookware

Hulla! Sudah pernah baca postingan saya Menu Sahur/Buka : Telur Dadar Magic belum? Di sana saya udah cerita bahwa sebagai anak kosan mesti kreatif dalam segala keterbatasan. Apalagi buat teman-teman sesama anak kostan yang tidak mendapatkan fasilitas dapur, alias cuma dapat kamar dan kamar mandi. Maka kebanyakan akan catering atau beli lauk di luar.

Namun, lauk di luar kebanyakan pakai micin, dan lidah saya kurang suka dengan yang begituan. Lebih mending makan tahu tempe telor dibanding ayam ikan daging yang pakai micin. Itu bagi saya. Selain rasanya berpengaruh di lidah, micin juga tak baik untuk kesehatan dan daya pikir, bukan? Ah, kita kan pengen yang gampang, enak dan sehat pula. Kalau dikata namanya mah "easy, tasty, & healthy". Sihi!

Kenalan dengan Produk Baru ASUS

Jaman sudah semakin berkembang ya? Saya masih ingat, dulu di saat pertama kali main komputer, wah seneng banget. Walaupun komputer saya itu loadingnya lamaaa banget. Pencet tombol powernya, buat nungguin loadingnya aja sama dengan ngabisin waktu untuk makan seporsi nasi atau mungkin mandi dulu. Tapi gitu-gitu juga saya tak pernah bosan, atau kesel. Dulu itu sering main game, mulai dari game bawaan yaitu main kartu, Game House, dan game lainnya. Dulu itu juga udah mulai bikin-bikin desain grafis walau dengan Paint (Well, sekarang juga masih dengan Paint kadang jika males bikin di CDR, PSD, atau AI). Dulu juga mulai ngedit-ngedit foto, kadang coba-coba main CDR, dan ngetik-ngetik sambil insert clipart, bikin cerita sendiri.

Sekarang? Jika dihadapkan pada situasi yang sama, komputer jadul pentium 2, loading lama, ya mana bisa. Secara gawean udah gak selevel Paint lagi. Game yang dimainkan juga udah bervariasi dan membutuhkan spec yang lebih besar. Iya, jaman sudah berkembang. Begitu pula dengan tugas-tugas saya. Dulunya hanya butuh ngetik-ngetik, dan bikin presentasi. Sekarang sudah lebih beragam. Deadline pun semakin ketat. Gimana caranya jika loadingnya lama. Ditambah lagi, dengan deadline ketat itu, kadang komputer pun menjadi terlihat kurang ketika kita tidak stand by di rumah. Bukan merendahkan komputer, tapi dilihat dari situasi dan kondisi sekarang ya begitu.


Maka hadirlah sebuah benda bernama laptop di dunia ini. Saya pun mengenalnya. Laptop hadir dengan membawa processor yang umumnya lebih cepat, dan dengan fitur yang bisa dibawa-bawa, serta tak usah khawatir jika listrik padam. Jaman sekarang, siapa yang tak kenal laptop? Teman-teman pastinya sudah tahu kan dengan laptop? Bagaimana dengan ASUS? Ah, merek terkenal itu? Tentu saja, kenal! Lalu, bagaimana dengan ASUS Vivobook S S510? Yuk mari kita kenalan dengan produk baru yang satu ini!

Wait! Laptop dan notebook itu sama kan ya? Yap, laptop itu terbagi dua: notebook dan netbook. Notebook berukuran lebih besar dari pada netbook. Notebook itu biasanya memiliki tempat CD, sedangkan netbook tidak karena ukurannya yang lebih kecil. Begitchu. Cmiiw.

ASUS Vivobook S S510
Setiap tahun ASUS merilis seri Notebook yang baru, lho. Tentu saja dengan spesifikasi tinggi yang banyak menarik minat pengguna. Bahkan, berdasarkan data GfK 2017, ASUS menempati peringkat 1 terbesar di pasar Notebook di Indonesia. Bagi yang belum tahu apa itu GfK, GfK adalah lembaga riset pasar terkemuka di Indonesia dan salah satu perusahaan riset pasar terbesar di dunia. Apa yang dilakukan oleh GfK? Yaitu menyampaikan informasi yang relevan tentang konsumen dan pasar, dan membantu konsumen dalam membuat keputusan yang benar. Jadi, dapat disimpulkan bahwa banyak peminta ASUS. Nah, belum lama kemarin, ASUS telah meluncurkan ASUS Vivobook S yang baru melalui event The Edge of Beyond.

Toko Modern FASTPAY Solusi Belanja Online Tanpa Transfer

Halo! Siapa di antara teman-teman yang belum pernah belanja online? Dewasa ini belanja dan transaksi online sangatlah menjamur, kita tinggal melakukannya sambil santai di rumah tanpa perlu berpanas-panas dan bersentuhan dengan debu jalanan. Di sudut yang lain, teknologi online ini juga mempermudah penjual dalam menjual barangnnya, terutama dari segi promosi dan efisiensi.

Online everywhere

Aku (Masih Terus) Hijrah: Kampus Ungu yang Mengajarkanku

Suatu hari, saat Family Gathering di salah satu organisasi yang saya ikuti, ada sebuah sesi di mana kita semua yang ada di sana membuat sebuah gambar sungai tentang perjalanan hidup kita. Namanya "The River of Life".

The River of elthnad's Life

Jadi itu adalah gambar sungai kehidupan kita, yang mungkin bercabang, mungkin ada halangan, rintangan, atau hal-hal lain. "Percayalah, sungai yang kalian lalui adalah sungai yang terbaik," begitu kata kak Deges kala itu. Sungai yang kalian lalui, sungai yang kita lalui, jalan hidup yang kita jalani, adalah yang terbaik. 

Seberapa Penting sih Sertifikasi Itu?

Akhir-akhir ini di lingkungan saya sedang banyak orang mengurus sertifikasi. Kadang hal semacam ini sudah menjadi bahan pembicaraan sehari-hari. Teman-teman sibuk ikut pelatihan demi masa depan, katanya. Sebetulnya, seberapa pentingkah sertifikasi itu?


Certified

Ketika Diam Bukan Emas

Ada pepatah yang populer mengatakan "diam itu emas". Tentu saja, siapa di sini yang tidak percaya bahwa lidah adalah senjata yang paling tajam? Ia dapat membunuh secara tidak langsung. Lalu, ada yang bilang bahwa "diam itu emas, berbicara itu adalah mutiara/berlian". Dalam artian, semuanya merupakan benda yang bernilai tinggi. 

gold and diamond
Lalu, manakah yang lebih bagus? Sejatinya, semua berada pada tingkatan yang sama, dan jawabannya adalah tergantung pada situasi dan kondisi. Benar sekali, diam tetaplah emas. Ketika lebih baik untuk menahan bicara daripada melukai. Tapi jika saatnya bicara dibutuhkan, apakah diam masih emas?

GHTL 2.0

GHTL 2.0 (Global Health True Leader 2.0) is an international leadership training. There we can learn about leadership and also One Health Concept in 7 days training and this year is in Surakarta, Central Java. This training held by INDOHUN (Indonesia One Health University Network). There are 56 participants who are -i guess- lucky to have this training. Pst, this amazing training is fully funded. Hehe.

It's been more than one month ago but feels like yesterday. I still remember the smell of lor in, morning exercises, lunch with military army, our cheers song, peaceful Gondosuli with its cold water and fresh air, kids on Lalung, beautiful Sekipan Camp, even for some punishments that i got. It was tiring yet sooo fun! It is not easy to move on.

Tentang Cita-cita dan Rumah Impian

Halo! -- Bagi yang belum tahu, saya adalah seorang mahasiswa kesehatan yang pernah bercita-cita menjadi arsitek atau desainer. Bahkan pernah punya rencana lanjut studi lagi dengan jurusan lain nantinya setelah yang sekarang usai. Dahulunya, sewaktu kecil, saya tertarik dengan denah, saya sering membuat denah rumah impian saya, hingga denah tata kota impian saya (ini lebih ke planologi kali ya). Juga dengan penataan dan bentuk furnitur rumah, desain dan dekorasi rumah. Dulunya juga suka baca majalah rumah dan desain interior. Sampai sekarang masih tertarik dengan hal-hal seperti demikian. Pernah suatu kali, random, saya bercakap dengan mamah.

"Kenapa aku gak ambil arsitektur ya dulu?"
"Mama pikir kamu bakal ambil arsitektur. Karena dulu mama lihat kamu hobi menggambar denah."
"Baca-baca majalah juga. hehehe"
"Iya, lagian papa kan juga anak arsi"
"Kenapa dulu gak mama arahkan?"
"Mama mah bebas, gak mau memaksa"

Hm, kadang bertanya dalam hati, kenapa orang tua saya dulu tidak mengarahkan ya, sewaktu saya galau memilih jurusan. Apa karena saya tidak kelihatan galau waktu itu. Lagipula, mengarahkan, kan beda ya dengan memaksa. Mengarahkan menurut saya lebih ke membuka mata dan pikiran, menunjukkan jalan, terserah nanti jalan itu akan diambil atau tidak. Kalau memaksa, jalan itu harus diambil.

Tapi, sudahlah. Saya sudah menerima. Di samping sekarang sudah berstatus sebagai mahasiswa yang sedang menggarap skripsi, saya pun sudah menanamkan di dalam hati: jalan hidup yang kita lalui adalah jalan yang terbaik. Skenario Tuhan memang yang terbaik, kan? Lagipula, banyak juga yang telah saya dapatkan di kampus ini. Walau masih merasa passion saya ada di bidang lain.

Lalu, mengenai cita-cita saya untuk membangun rumah impian pada akhirnya saya sadari bukanlah suatu hal yang mustahil untuk diwujudkan. Meskipun belum memiliki ilmu sedetail anak arsi, itu bukan masalah. Mendekorasi rumah juga bagian dari perwujudan rumah impian. Saya suka main The Sims, menata rumahnya. Juga asik dengan berbagai 3D Planner yang ada. Kita bisa pilih benda yang kita suka, dan kita tata di rumah kita. Hingga pada akhirnya hal itu, tak sekadar berada di dunia virtual. Di dunia nyata kita, saya menemukan www.mendekor.com, di mana kita bisa memilih produk atau furnitur untuk menghias ruang kita.

Menghias Ruang Menata Hidup

Wellness Blog Competition GorryGourmet Hadiah Jutaan Rupiah

Hai Blogger! Kabar gembira nih buat kamu yang mau nambah-nambah uang. Sebab, GorryGourmet sedang mengadakan lomba blog. Lumayan lah sekalian menambah postingan blog, dan kalau beruntung, bisa dapat hadiah jutaan rupiah. Ayo daftar sekarang!

Yuk berbagi tips, fakta, data ataupun resep tentang gaya hidup sehat dan dapatkan hadiah jutaan rupiah dari Gorry Gourmet! Jangan lupa untuk bagikan informasi lomba ini di sosial media karena ada hadiah menarik apabila orang yang kita ajak berhasil menjadi pemenang juara 1, juara 2 hingga juara 3 nanti. Gunakan hashtag #gorrygourmet ketika sharing info di media sosial.

Hadiahnya?
Juara 1 - IDR 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah)
Juara 2 - IDR 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah)
Juara 3 - IDR 1.000.000 (satu juta rupiah)
Juara Favorit 1 dan 2 - FREE Lunch untuk 5 hari
Hadiah Referall 1 ,2 dan  3 - FREE Lunch untuk 5 hari

NB: Free lunch adalah kiriman gratis yang akan diantar dalam bentuk catering ke alamat pemenang

Timeline-nya?
10 Agustus 2017 s.d 30 September 2017

Syaratnya?
  1. Lomba terbuka untuk umum, seluruh masyarakat Indonesia bisa ikut perlombaan ini tanpa dipungut biaya pendaftaran alias gratis dalam semua kategori lomba
  2. Pengiriman karya tidak boleh melebih deadline dalam lomba, yakni sampai dengan tanggal 30 September 2017
  3. Panjang tulisan dalam lomba ini minimal 500 kata
  4. Peserta boleh menggunakan blog dengan domain pribadi, wordpress, blogspot, medium, kumparan, kompasiana, ataupun blog provider lain
  5. Blog yang berisi tulisan dari peserta minimal berusia lebih dari 3 bulan, artinya tidak boleh blog baru dibuat
  6. Memasukan variasi keyword sebagai berikut (pilih beberapa sesuai artikel): www.gorrygourmet.com, Catering Diet Jakarta, Diet Sehat, Makanan Sehat, Catering Sehat Jakarta, catering anak, menu diet, diet mayo, diet keto, bekal anak, catering online, makanan diet, menurunkan berat badan.
  7. Follow https://instagram.com/gorrygourmet, https://twitter.com/gorrygourmet, dan https://www.facebook.com/gorrygourmetpasta
  8. Pada artikel, sisipkan link www.gorrygourmet.com
  9. Artikel yang diikutsertakan dalam lomba blog ini tidak boleh menyebutkan layanan services lain,  tidak mengandung muatan berunsur sara, politik
  10. Dilarang plagiat
  11. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat
Baca selengkapnya di:
https://enginelombablog.com/publish/id/10/Wellness_Blog_Competition_GorryGourmet/bloggerid/54


Info detail dan pertanyaan silahkan kirim ke hello@gorrygourmet.com

Modis dan Bangga Menggunakan Jam Tangan Original

Jujur, saya jarang memakai aksesoris. Tak ada cincin, tak ada kalung, tak apapun. Anting adalah pengecualian karena sudah dipakai semenjak bayi. Selain anting, ya, saya bukan penyuka aksesoris. Mungkin ikat rambut adalah hal lain, karena dianggap sebagai kebutuhan, hehehe. Itu pun ikat rambut yang bentuknya sederhana, karena lebih mementingkan fungsinya. Tetapi setelah diingat-ingat dan dipikir-pikir, ada satu aksesoris lain -selain anting dan ikat rambut- yang saya pakai yaitu jam tangan.

Sebab saya merasa jam tangan juga bukanlah sebatas aksesoris karena benda itu berfungsi sebagai penunjuk waktu yang praktis. Tak perlu mengeluarkan hape dari dalam tas atau mungkin kantong untuk melihat jam berapa sekarang. Apalagi jika sedang jalan, atau ketika kita sedang berada di tengah keramaian, melihat jam tangan lebih efektif dan praktis, dibandingkan dengan melihat ponsel. Yap, menurut saya begitu.

Lagi-lagi, saya sukanya yang simpel aja. Namun saya termasuk tipikal orang yang lumayan lama dalam memilih barang sewaktu membeli. Dipikir dulu, apakah ini cocok dengan saya, apakah akan saya pakai terus tanpa bosan. Membeli di toko kadang jadi segan dengan penjualnya. Tetapi, kemudian saya menyadari bahwa belanja online kadang lebih murah ketimbang di tempat offline. Selain itu, dalam membeli jam tangan, belanja online juga akan lebih efisien rasanya karena lebih bebas memilih.

Lalu, saya menemukan tempat yang menjual jam tangan wanita dan tentu saja jam tangan pria juga. Semua jam tangan yang dijajakan adalah jam tangan original. Meet The Watch Co, everyone!