5 Tujuan Saya Menulis Blog

Sebelum ngeblog, tentu saya punya alasan dan tujuan kenapa menulis di blog. Ada alasan yang mendorong saya untuk memulai, dan ada alasan yang muncul seiring dengan berjalannya waktu. Jadi, akan ada beberapa poin yang menjawab apa tujuan saya menulis di blog.

Tujuan menulis blog
Tujuan menulis blog, Foto oleh Colton Sturgeon via Unsplash

Sebagai tempat dokumentasi 

Tujuan ngeblog saya pada awalnya adalah untuk mendokumentasikan kegiatan dan catatan, seperti dokumentasi jalan-jalan ke pantai bersama teman-teman, kegiatan yang menarik, dsb, hingga akhirnya juga termasuk bikin blog untuk dokumentasi catatan kuliah. Saya sudah memisahkan blog jalan-jalan + curcol-an dengan blog catatan kuliah.

Niat awalnya murni untuk dokumentasi aja, nggak peduli ada yang baca atau nggak. Karena dulu saya pikir kalau diunggah ke internet, maka datanya akan tetap aman dan tetap bisa diakses kalau kalau gawai saya rusak.

Kalau Pembaca ngepoin dan baca tulisan pertama saya di blog Taruih Baraja ini, mungkin nggak akan nemu, karena saya menulisnya di blog yang lain, hehe.

Sebagai tempat berbagi

Meskipun niat awal ngeblog itu untuk dokumentasi bagi diri sendiri, ternyata blog saya ada yang baca juga walaupun saya nggak sebar-sebar link blog/tulisan ke sosmed. Hal ini saya lihat dari statistik blog dan juga info secara langsung dari beberapa teman.

Beberapa teman menemukan blog jalan-jalan saya secara langsung (emang keren lah jiwa detektifnya). Beberapa teman menemukan blog catatan kuliah dari mesin pencari, yang membuat saya merasa niche ini lumayan prospek untuk mendatangkan trafik organik, yang akhirnya anjlok saat saya ganti alamat blog, dan ini lain cerita sih, sampai di sini dulu.

Nah, menyadari bahwa blog saya itu ada yang baca, dan ada yang ngomen juga secara organik, saya merasa ini platform yang bisa dimanfaatkan untuk berbagi informasi dan pemikiran.

Melalui berbagi informasi dan pemikiran, saya merasa blog pun bisa menjadi salah satu sarana menyalurkan emosi atau sebagai tempat untuk self healing.

Melempar tulisan ke blog bisa diibaratkan melempar beban dari otak. Semoga tulisan saya gak nyampah nyampah amat lah ya.

Latihan menulis (sambil nyoba memenangkan lomba)

Tujuan ngeblog sebagai tempat latihan menulis memang tidak terbentuk pada saat pertama kali membuat blog. Melainkan, tujuan ini berkembang di tengah-tengah perjalanan ngeblog.

Saya lupa dari mana pertama kalinya saya dapat info bahwa di blog itu juga ada lomba-lomba yang bisa kita ikuti untuk mendapatkan hadiah. Hadiah pertama saya dari lomba blog adalah pulsa.

Berapapun dan apapun hasil yang kita peroleh dari lomba blog, akan membuat saya makin bersemangat untuk menyambut tantangan dan penasaran untuk mencoba lagi.

Maka secara tidak langsung, tujuan blog saya pun adalah untuk latihan menulis (baca: ikut lomba blog).

Uang tambahan

Dalam perjalanan ngeblog, saya pun jadi tahu bahwa dari blog, kita bisa mendapatkan uang selain dari lomba blog (karena hadiah lomba blog pun tak selalu uang).

Saya pun tak ingat apa tawaran job pertama saya melalui blog, karena dulu saya lumayan sering melewatkan surel penawaran kerjasama ckckck.

Tapi saya ingat bagaimana semangatnya diri ini ketika membaca email kerja sama untuk artikel 5 Makanan yang Wajib Disantap Saat Wisata Kuliner di Indonesia ini. Saya langsung mengerjakan tulisannya saat membaca email itu, padahal dikasih tenggat waktu beberapa hari. Lumayan lah untuk jajan saya yang masih jadi mahasiswi + anak kos pada masa itu.

Seiring berjalannya waktu, saya bersyukur, saya bisa mendapatkan banyak peluang untuk mendapatkan tambahan uang jajan, baik dari content placement, review, maupun liputan.

Menambah koneksi

Melalui ngeblog, saya bisa bertemu dengan orang-orang hebat bukan hanya di dunia maya, tetapi di dunia nyata melalui event-event offline yang ada, seperti Temu Blogger Kesehatan dengan Kemenkes RI, Bincang-bincang seputar masalah gizi dan susu kental manis bersama YAICI, dan lain sebagainya.

Dari event-event itu, kita bisa menjalin koneksi dengan orang-orang baru yang nantinya dapat membuka peluang dan kesempatan kita untuk mengikuti event lain.

Event itu juga menjadi sarana berbincang hangat dengan teman-teman blogger. Berbincang-bincang dengan teman blogger dapat membuka mata saya terhadap banyak hal. Teman-teman blogger yang saya temui itu seringnya punya wawasan yang luas. Saya kerap merasa seperti butiran debu dan hanya bisa mengangguk-angguk saat bertemu dengan mereka.

Mungkin intensitas bertemu dalam acara offline tak sebanyak waktu untuk "bertemu" secara online dalam blogwalking maupun grup komunitas. Namun, ketika kita melakukan blogwalking dan update informasi di grup komunitas, kita bisa mendapatkan manfaat menjadi seorang blogger —dan apalah artinya ngeblog jika kita tidak mendapatkan manfaat?

Itulah beberapa tujuan saya menulis di blog.

Menulis sejatinya bisa di mana saja, di buku catatan harian, di private note pada gawai canggih, di sosial media, dan lain sebagainya. Namun, menulis di blog itu bisa memberikan manfaat yang berbeda, yang membuat saya pun punya tujuan dan mengupdate tujuan ngeblog itu.

Jika disederhanakan, tujuan ngeblog saya memang ada yang organik dan ada yang demi cuan.

Adakah di antara pembaca yang punya tujuan ngeblog yang sama dengan saya?

*

Tulisan ini diikutsertakan dalam BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge oleh Blogger Perempuan, dengan tema hari ke-14: Tujuan Ngeblog

Blogger Perempuan

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan kritik dan saran yang santun dan membangun :)

About

Taruih Baraja merupakan sebuah personal blog yang membahas beragam topik kesukaan Penulis, seperti Kesehatan, Teknologi, Home Living, dan lain sebagainya [...] Read More

Contact

taruihbaraja@gmail.com
@taruihbaraja
@taruihbaraja

Made with ❤ Taruih Baraja