Ngabuburit Nyari Duit

Mengabuburit menurut KBBI adalah menunggu azan maghrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadhan. Sebelumnya saya juga pernah menuliskan tentang ngabuburit, bahwasanya kata ini berasal dari bahasa Sunda, yaitu burit yang berarti sore.

Beberapa tulisan mengenai ngabuburit itu saya beri label Ngabuburit Asik. Beberapa kegiatannya kurang berfaedah sih. Beberapa lainnya semoga saja berfaedah. Setidaknya begitu saya memandangnya. Menambah tulisan menyoal ngabuburit, kali ini saya mau menulis lagi dengan judul: Ngabuburit Nyari Duit.

Ada beragam hal yang dilakukan oleh orang-orang ketika menunggu buka puasa. Ada yang pergi jalan, ada yang di rumah. Ada yang bersama kerabat/teman, ada yang sendirian. Ada pula yang masih berkutat dengan tugas atau pekerjaan, di mana saja mereka berada.

Ada hal yang acap saya lakukan pada bulan Ramadhan sejak - bahkan saya lupa semenjak kapan: membantu usaha tante membuat kue (dan kadang parcel).

Usaha kue ini merupakan usaha kue rumahan nan sederhana. Pekerjanya tidak seberapa, alat-alat masak yang digunakan juga belumlah alat-alat canggih (kompor gas dan oven tangkring). Namun kualitas bahan jangan ditanya, kami memberikan yang terbaik untuk pelanggan.

Urusan kebersihan pun sangat terjaga. Kami menggunakan penutup kepala, juga tante memakai masker. Tempat produksi (baca: dapur) juga terjaga kebersihan dan kerapihannya.

Tante saya menerima berbagai pesanan kue kering dan basah. Untuk kue kering ada nastar, putri salju, kue kelapa, kue semprit sagu tani, dan lain sebagainya. Untuk kue basah, juga tak kalah beragam, ada bolu gulung dengan berbagai selai, brownies, dan lain-lain. Tante juga membuat sendiri selai nanasnya. Juga ada membuat kue pie. Pokoknya sesuai pesanan.

Sampai saat ini, pelanggan yang memesan bukan hanya dari dalam kota Payakumbuh, bukan pula hanya dari dalam provinsi Sumatera Barat ini, melainkan sudah merambah berbagai kota. Semoga makin meluas pelanggan setianya ya.

Jika ada di antara pembaca yang ingin memesan, silakan kunjungi instagram beliau (instagram pribadi, belum ada instagram khusus kue). Berikut saya coba lampirkan beberapa foto yang diambil dari feed IG beliau.

Nastar gulung, salah satu varian nastiar yang ditawarkan

Bolu gulung, boleh dijemput, boleh minta antar

Bolu gulung juga, diantar ke pelanggan

Selai nanas buatan rumah sedang dimasak

Untuk selanjutnya, boleh dihubungi langsung empunya usaha via instagram di atas yak. Mohon maaf kalau foto-fotonya belum banyak dan belum sekelas fotografi makanan yang ditemukan di iklan-iklan. Tapi percayalah, rasanya bikin ingin terus makan lagi.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan kritik dan saran yang santun dan membangun :)