Mengapa Sebaiknya Tidak Memberi Komentar dengan Tipe Name dan URL Postingan pada Blogger

Apa gunanya komentar di blog? Yap, pertanyaan lepas yang mengundang jawaban dari berbagai sudut pandang. Ada berbagai jawaban dari pemilik blog, dan ada pula berbagai versi jawaban dari yang meninggalkan komentar.

Akan tetapi, postingan ini tidak akan membahas banyak soal apa gunanya komentar di blog. Postingan ini mungkin akan menuju... keluhan? ehm, tidak, tidak. Curhatan? Mungkin (mengingat yang namanya blog tak lepas dari curhatan, seimplisit apapun itu? #sotoy). Ajakan? Iya, ajakan.

Jadi, biarlah para pembaca bebas menjawab pertanyaan: apa gunanya komentar di blog itu. Barangkali pembaca pernah berkomentar (dan mungkin juga pernah menginginkan dikomentari)?

Pada awalnya, blog ini memang dibuat karena suka-suka saya aja. Seiring berjalannya waktu, tujuan itu menjadi bercabang. Enggak munafik kalau saya menjadi ingin blog ini menghasilkan tambahan sumber jajan. Ya, win win solution lah, simbiosis mutualisme muehe #alasan #yangmasukakal.

Omong-omong soal nilai blog, akhirnya saya belajar bahwa salah satu cara pengelolaan blog adalah dengan membersihkan blog dari tautan yang rusak (broken link). 

Blog ini dibuat dengan platform blogger, yang tidak (atau mungkin saja belum) mempunyai plugin brokenlink (yang langsung memberi notifikasi) seperti situs sebelah, sebut sajalah, wordpress. Jadi, kudu diperiksa di sebuah situs (brokenlinkcheck.com).

Hari ini saya memeriksa tautan rusak yang ada di blog Taruih Baraja ini, dan tada! Saya menemukan beberapa tautan yang sudah rusak, tautan yang kalau diklik akan mengarahkan pada halaman yang tidak ditemukan.

via brokenlinkcheck.com

Ehem, postingan ini dibuat untuk semua orang sih. Tapi, dispesialkan kepada teman-teman narablog (atau yang berniat menjadi narablog).

Terutama yang suka berkomentar dengan meninggalkan tautan aktif pada isi komentar, atau yang menggunakan tipe komentar name + url (terutama lagi dengan url postingan, bukan url blog). Menurut saya, para narablog yang aktif dan concern pada blog/ tulisannya lah yang suka ngomen pakai name + url postingan, bukan begitu?

Tautan itu rusak karena beberapa macam respon dari server: 404, bad host, dll. Saya belum tahu banyak sih, hehe. Yang jelas salah satu penyebabnya adalah tidak ditemukannya url yang ditautkan, karena sudah hilang dengan sengaja atau tidak disengaja.

Saya kira kalau url itu tidak ditemukan, ada beberapa sebabnya: Blog atau postingan yang dihapus, juga bisa karena url situs atau postingan yang dirubah. Keduanya sama-sama berdampak buruk terhadap url yang ditautkan.

Tautan yang rusak juga bisa ditimbulkan jika postingan dikembalikan ke draft (Makasi udah mengingatkan, Mbak Meta! ♥). Saya masukkan hal ini ke kategori hapus postingan, karena juga sama-sama gak ada di tampilan blog (walau masih ada di dashboard).

Saya berasumsi bahwa hal yang banyak terjadi adalah postingan yang hilang, bukan situs atau blog yang hilang. (Iya sih, asumsi tanpa data, hmm. Terlepas dari akuratnya pernyataan saya, pokoknya saya mau memfokuskan pada postingan yang dihapus #maksa).

Setidaknya, itulah yang menyebabkan tautan rusak.

Saya sadar, adalah hak setiap penulis juga untuk menurunkan postingannya. Meskipun begitu, saya rasa narablog yang mengomentari dengan name + url postingan ini merupakan narablog yang juga tahu sedikit-banyak soal "nilai blog".

Yuk, gak ngomen pakai name +url postingan lagi. Setidaknya di blog Taruih Baraja ini. Hehe. Narablog mestinya saling mendukung, kan?

Saya yakin, akan ada beragam sudut pandang lagi soal "nilai blog" ini. Ada narablog yang peduli, dan ada yang tidak. Toh tidak semua (job) bergantung pada "nilai blog" itu (DA, pageviews, SERP, yadayadayada). Namun kini saya masih mau mengurus tautan-tautan rusak yang ada di blog ini.

Jadi, mohon maaf, saya akan menghapus komentar yang mengandung tautan rusak. Saya juga minta maaf karena pernah menghapus postingan yang mungkin terhubung ke blog seseorang (yang saya lupa siapa, tapi saya ingat saya pernah melakukannya) ketika saya suka ngomen pakai name + url postingan.

Hal ini juga berlaku untuk postingan yang memiliki tautan kepada postingan narablog lain. Tapi kalau tautan yang rusak itu berada di dalam postingan (bukan komentar), masih bisa dilakukan unlink. Sementara komentar di platform blogspot... apakah bisa dimoderasi dari edit html (untuk meng-unlink)?

Apakah di antara pembaca ada yang melakukan apa yang saya lakukan? Saya tidak mencari pembenaran sih, hehe. Kalau di antara pembaca ada yang mau memberi tanggapan, silakaaan. Koreksi saya jika saya ada salah ya :)

21 comments:

  1. Sy juga sebelumnya cek broken link... Hasilnya banyak link yg rusak akibat ganti url blog.

    ReplyDelete
  2. Salam kenal dari Bunda si blogger renta yang selalu jadi blogger newbie. Alhmdulillah seingat bunda gak pernah memberikan komentar dengan memasukkan URL postingan, karena sebagai muridnya mbak Ani Berta sudah diberi arahan kalau berkomentar harus memasukkan URL Blog. Pernah kejadian bukan karena postingan dihapus sampe2 para blogger yang mau komentar bingung karena postingannya gak ada. Nah loh, bunda baru inget, postingan itu sedang di edit sehingga menghilang sekejab dari tayangan. Alhamdulillah setelah kembali di revert to draft, baruah aman bisa dikomentari oleh para readers yang baik hati. Bunda juga taruihbaraja tapi koq ya tetap aja jadi blogger newbie, hiks, hiks. Maaf kalo komentarnya OOT.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Bunda! Hihi aku masih ingat Bunda Yati, kok. Senangnya Bunda berkunjung ke blog ini, dan senang pula mendapati komentar dari Bunda tentunya. Bunda udah baca postingan aku yang Memetik Inspirasi dari Blogger Favorit belum? hehehe :3

      Hmm. Kok bisa gitu ya Bun? Apa karena jaringan? Tapi syukurlah sekarang udah bisa pulih dan dibaca lagi.

      Wah, aku jadi merefleksi diri. Aku lebih newbie lagi kayaknya Bun. Juga masih perlu banyak belajar dan taruihbaraja. ^_^

      Delete
  3. Sepertinya linknya bisa dihapus di google webmaster mba ttg komentar yg tak terhapus itu, kalau saya malah bingung bagaimana menghapus double link karena ganti label postingan

    ReplyDelete
  4. Halo mbaa, salam kenal.
    Kebetulan saya newbie blogger, jadi belajar banget dari artikel yg mba tulis. Aku juga pernah kalah lomba wkwk tapi ga dihapus sih artikelnya krn isinya msh berfaedah dan nulisnya pake hati (Asedaappp)...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ZEDAAPH :9
      Hihi, makasi Mba Cinta.
      cintamaulidaDOTcom juga inspiratif!

      Delete
  5. Hi everyone, it's my first pay a quick visit at this website, and
    article is genuinely fruitful in favor of me, keep up posting these articles or reviews.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Well, welcome! Enjoy your adventure here :)

      Delete
  6. Betul, url diganti kalo di Blogpost masih bisa diakalin dengan redirect, meski akan membuat loading jadi lama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ganti url yang mana mbak? Url blog / domain? Terus kalau kasusnya postingan dihapus, bisa redirect? mmm. Mon maap aku kurang ngerti mba Evva :"

      Delete
  7. Aku belum pernah di hapus postingan blog, tp ngedraft postingan pernah, jadinya kacau juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya, didraft jadi sama aja efeknya. Makasi mbak Meta :)
      Aku tambahkan di postingan ya. hihi

      Delete
  8. Wah baru tau ada situs untuk cek broken links, to be surprised di blog saya cukup banyak, sih. Soalnya memang foto-foto lama di blog di-upload pake imagehost yang udah tutup atau ganti t&c. Tapi mager banget untuk perbaiki satu-satu ^^;

    Makasih Mba untuk infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diangsur aja kalo mau Ci. Tapi kalau gak mau juga gpp. Hehehehe. Makasi juga udah mampir Ci Jane ^_^

      Delete
  9. You actually make it appear so easy along with your presentation however I find this topic to be actually
    one thing which I think I might by no means understand.
    It kind of feels too complicated and very large for me.
    I am looking ahead in your next publish, I will attempt to get the hang
    of it!

    ReplyDelete
  10. What's up everyone, it's my first visit at this web site, and
    piece of writing is truly fruitful for me, keep up posting such articles or reviews.

    ReplyDelete

Terima kasih telah meninggalkan kritik dan saran yang santun dan membangun :)