Hal-hal yang Dapat Dilakukan di Perpus Kampus

Surga dunia dapat berupa alam bebas yang hijau ataupun biru, atau mal-mal hits dan sekarung uang. Ruang makan penuh santapan, dan/atau tempat tidur yang nyaman. Bagi sebagian orang pula, surga dunia bernama perpustakaan.

Juga bagi sebagian orang barangkali mencitrakan perpustakaan sebagai tempat penuh dengan buku yang berjejer di rak-rak kayu (oh, oke tidak hanya kayu). Tidak salah, dan tidak seratus persen benar. Sebab, perpustakaan boleh menjadi lebih dari sekadar tempat meminjam buku.

Perpustakaan

Di Indonesia, standar perpustakaan (anggaran, sarana dan prasarana, lokasi, dan lain sebagainya) diatur dalam Standar Nasional Perpustakaan. Dalam aturan itu disebutkan kalau sebuah perpustakaan memang tidak hanya berisi buku-buku, melainkan juga komputer, jaringan internet, loker, AC, meja, kursi, serta alat baca tuna netra (Baca dokumennya untuk catatan yang lebih rinci).

Oleh karena itu, sudah dapat direka-reka apa saja yang bisa kita lakukan di perpustakaan berdasarkan sarana dan prasarana yang tertera di atas. Saya juga akan mencoba membuat daftar apa saja yang dapat dilakukan di perpustakaan, berdasarkan pengalaman (diri sendiri dan orang lain).


Tempat berteduh
Pilihan ini lumayan konyol dijadikan sebagai alasan. Namun begitulah adanya. Bagi sebagian mahasiswa, perpustakaan bisa menjadi tempat bernaung di sela-sela waktu mata kuliah di kampus, misalnya. Wow, terkesan rajin, geeky, atau apalah. Tak masalah. Huehe.


Membaca atau meminjam buku
Sungguh ini merupakan hal yang sudah diketahui umum. Yayaya, perpus sama dengan tempat membaca atau meminjam buku. Tapi tidak afdol rasanya kalau tidak dituliskan dalam daftar ini. Tapi jangan pernah lupakan betapa dan berapa bisa menghematnya kita berkat pinjaman buku-buku itu. Apalagi jika dapat koleksi buku yang sudah langka di pasaran.


Memanfaatkan akses internet
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, perpustakaan tidak mau ketinggalan dalam menfasilitasi pengunjung (dan juga pustakawan tentunya) dengan akses internet. Bahkan poin ini sudah menjadi salah satu standar sarana dan prasarana perpustakaan di Indonesia. Lumayan, bisa hemat kuota. Bisa digunakan untuk browsing apa saja, mengunduh ini itu, atau main game online. Ups.


Berkunjung ke "Pojokan"
Di kampus, saya menemukan bahwa di perpustakaan ada semacam "sudut-sudut daerah", yaitu tempat khusus yang isinya berhubungan dengan "sudut" atau "pojok" atau corner yang terkait. Contohnya: American Corner, France Corner, Minang Corner, Malay Corner, dan lain-lain. Biasanya di setiap corner ada klubnya. Di corner ini, kita bisa mengenal budaya sesuai corner, juga bisa sekalian gaya-gayaan, seperti pada foto sebelah, diambil dari Korean Corner di UPT. Perpustakaan Unsyiah.


Mengadakan atau mengikuti pelatihan
Di perpustakaan, biasanya ada ruang seminar tempat orang-orang bisa berbagi ilmu. Sering-sering pasang kuping aja untuk mendapatkan info seminar ini. Mana tahu ada yang gratis dan dapat cemilan juga makan siang. Di kampus saya gitu. Hehe, stereotipe mahasiswa yang ya... cerdas melihat peluang.


Relax and easy
"Santai dan ringan" gitukah maksudnya? Bisa jadi. Di perpustakaan Unsyiah, ada sebuah ruangan sebagai tempat untuk unjuk gigi. Pokoknya akan ada acara setiap hari Rabu. Entah itu akustik, atau kadang juga diisi dengan talkshow inspiratif, atau acara duta baca Unsyiah. Biasanya Unsyiah mengadakan event tahunan bernama Unsyiah Library Fiesta, yang mana ada banyak perlombaan. Salah satunya perlombaannya adalah akustik yang diadakan di sini, di perpus ini. Tahun 2019 ini juga ada Unsyiah Library Fiesta 2019.
Diskusi santai sambil makan
Jika semua mau disambi-sambi, makan dan kerja, bisa juga. Diskusi atau kerja sambil makan di perpustakaan? Kenapa tidak? (Atau, kalau mau sekadar berpose di depan tulisan yang katanya "instagramable", juga tidak ada yang melarang sepertinya. Walau bisa saja foto di sebelah ialah candid beneran.) Apakah di perpus kampusmu juga punya spot ini?

Catatan: Perpustakaan mempunyai beberapa fungsi, yakni sebagai sumber informasi, sarana pendidikan dan pembelajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, serta fungsi rekreasi. Sehingga perpustakaan merupakan sarana pendukung utama olah pikir, olah rasa, dan olah raga.

Jadi, bangunan bernama perpustakaan bukanlah sekadar tempat buku-buku yang berjejer di dalam rak-rak? Kalau begitu, jadi semakin terasa surga dunia gak tuh? Um, apa lagi ya, yang bisa dilakukan di perpustakaan pada umumnya, atau perpustakaan kampus pada khususnya?

Credit
:
Foto-foto di atas merupakan potret Perpustakaan Unsyiah, diambil dari sumber berikut:
www.instagram.com/syarifahmunawarah02
www.instagram.com/fitripenyalai
www.instagram.com/ardiyardh_
www.instagram.com/putrabahagia123
www.instagram.com/amalianurajz
www.instagram.com/diklat_unsyiah
www.instagram.com/relaxandeasy
www.instagram.com/nanangj_17

32 comments:

  1. dulu pas kuliah perpusatakaan adalah kunci
    adem rasanya daripada ngendon di jurusan ketemu dosen hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya baru tahu bahasa "ngendon" hehehe. Bahasa Betawi ya Pak?

      Delete
  2. Tempat pelarian dari teman2 yang banyak nyinyir ya perpus.

    ReplyDelete
  3. Jadi de javu mengenang masa-masa kuliah, hehehe... Kalau sekarang, maennya ke perpus umum milik pengkot sama anak-anak. Seneng banget anak-anak saya kalau diajakin ke perpustakaan umum.

    ReplyDelete
  4. Saya suka, saya suka hihihi..
    Jadi ingat waktu kuliah, kampus is the best place

    ReplyDelete
  5. Perpustakaan wah suka banget, sampai petugasnya hafal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu di kampus atau di sekolah sekarang bu? Hehe

      Delete
  6. I love book, jadi pasti i love library, malah ngarep banget di sekolah dipindahin jadi pengurus perpus aja :)

    ReplyDelete
  7. Dulu waktu ke kampus saya paling suka menenangkan diri di perpus karena tenang dan tak ada yang mengganggu saya.

    ReplyDelete
  8. berkunjung ke pojokan wkwkwk, saya banget ini mah, paling demen di perpus tuh cari tempat yang paling sepi biar bisa tidur, eh bukan lah biar bisa fokus gitu loh, wkwk. duh jadi kangen sama perpus di kampus nih, sering banget saya datengin bukan untuk belajar tapi buat cari buku komik wkwkwkwk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi bukan pojokan itu yang saya maksud mbak. Huhu, apakah tulisan saya terlalu membosankan untuk dibaca? T_T
      Tapi, makasi deh udah berbagi pengalamannya mbak ((:

      Delete
  9. Dari SMA sampe kuliah, perpustakaan selalu menjadi tempat ternyaman buat nongkrong berfaedah. Meski ngantuk, tapi dijamin tugas-tugas akan tercicil selama ngerjain diperpus hahaha

    ReplyDelete
  10. Kalau univ memang punya perpus besar dengan fasilitas yang tak kalah canggihnya. Kalau saya zaman kuliah dulu mampirnya ke perpus umum atau kampus lain. Hehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Erin kuliah di mana? Hm, tergantung kampusnya kali ya mbak? Univ, Institut, PT yang memiliki banyak fakultas/jurusan otomatis akan memiliki banyak buku referensi tergantung jumlah mahasiswa juga yg lebih banyak. Jujur, saya belum baca Standar Perpus secara rinci. Hehe. Semoga perpus kampusnya makin oke.

      Delete
  11. Ahh dulu aku Juga paling suka ke perpus kampusku, UKSW. Nah ini apalagi perpus Unsyiah makin ciamik dan kece begini makin makin pingin kongkow lama lama di sini ya.

    ReplyDelete
  12. aku suka ikutan ngadem sambil memanfaatkan wifi gratis mbak hehehehe

    ReplyDelete
  13. Sekarang perpustakaan sudah banyak yang berbenah. Bukan lagi sekadar tempat pinjam meminjam buku tetapi banyak acara-acara lain yang digelar.

    ReplyDelete
  14. Yess
    Aku dulu termasuk penghuni perpus mb
    Tempatny tenang dan enak buat ngerjain tugas hehe

    ReplyDelete
  15. Wow.. Lama nggak ngunjungi Perpustakaan, saya jadi kudet nih. Ternyata skr perpustakaan boleh jd tempat makan ya. Pada masa sy kuliah dulu (perpustakaan itu tempat yang tenaangg banget heheh.. Nggak boleh ada suara berisik..apalagi makan). Kemajuan oke nih..apalagi ada "corner" menarik..jadi tambah betah ke perpus😊🤗

    ReplyDelete
  16. Dulu, waktu kuliah saya suka banget ke perpus. Tapi bukan buat baca. Tidur siang. Tempatnya adem, banyak rak-rak yang bisa jadi tempat tidur tersembunyi. Hehehe

    ReplyDelete
  17. Klo dulu perpustakaan tampilannya masih resmi dan formal banget. Sekarang bagus, instagramable, bahkan di perpus daerah Yogya mirip mall dan taman bermain keluarga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. "Instagramable" itu tergantung cara kita ngambil foto juga ga sih mbak? hehe. Mungkin maksud mbak ada dekor2 gitu ya? Hehe. Iya, sekarang arsitektur dan desain interior perpus udah berkembang. Tapi perpus2 klasik seperti Trinity College Library, dll juga keren buat foto (:p) Haha buat baca juga dong.

      Wah, mbak Hastin pernah ke perpus Jogja? Rame gak? Saya barusan jadi browsing, dan sekilas tampak keren. Semoga suatu saat bisa berkunjung ^^

      Delete
    2. Seminggu atau 2 minggu sekali pasti aku antar anak ke Ghratama Pustaka Yogya.
      Tempatnya nyaman & dekorasinya memang dibuat seperti taman bermain, jadi anakku udah gak hobi ke mall lagi, cukup ke perpus aja hihiiii....

      Delete
    3. Keren nih Mbak Hastin. Para orangtua yang lain patut meniru pola asuh yang satu ini ^_^

      Delete
  18. Saya suka perpustakaan. Bisa lupa di sana...ngabisin banyak buku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Membunuh waktu dengan kegiatan yang bermanfaat ya mbak ^_^

      Delete
  19. Bener banget mbak, surga dunia itu bia kita dapatkan di Perpustakaan (tapi kiasan ini khususnya lebih kena ke orang2 yang punya hobi dan cinta membaca.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Hehe. Surga dunia tiap org bisa berbeda ^_^

      Delete
  20. Perpustakaan gudang ilmu, tp juga bisa berfungsi untuk bnyk hal yg positif seperti yg mb sebut diatas. Cocok lah... Mksh mb sharingnya yg bermnfaat...

    ReplyDelete
  21. Perpus gudang ilmu mb tp jg sebagai tempat untuk bnyk hal yg positif. Setuju yg mb sebut...

    ReplyDelete
  22. Perpus gudang ilmu mb tp jg sebagai tempat untuk bnyk hal yg positif. Setuju yg mb sebut...

    ReplyDelete

Terima kasih telah meninggalkan kritik dan saran yang santun dan membangun :)