Menghapus Chromium bersama Androbuntu


Suatu hari ketika saya menghidupkan laptop, tiba-tiba sebuah aplikasi terbuka seolah memberi sambutan selamat datang. Bisa saya bayangkan jendela aplikasi itu berkata "Selamat datang, mau menjelajah soal apa hari ini?" 

Alih-alih menanggapinya, saya langsung melayangkan kursor ke sudut kanan atas, mengklik tanda silang (x), menutup aplikasi peramban (browser) itu. Ckckck.

Chromium merupakan peramban berlogo sama tapi beda dengan Chrome. Chrome berwarna merah-kuning-hijau dengan lingkaran biru di tengah. Sedangkan Chromium hadir dengan logo yang semua berwarna biru, yang membedakan hanyalah kepekatan warna birunya.

Entah bagaimana bisa Chromium terunduh di PC saya. Rasa-rasanya peramban ini muncul begitu saja setelah saya mengunduh suatu aplikasi. Saya pun mencari tahu apa sebenarnya Chromium tersebut.


Proyek Chromium dan Chromium OS merupakan proyek sumber terbuka (open source) di belakang Google Chrome dan Google Chrome OS. Chromium dikembangkan oleh The Chromium Project. Chromium berbagi mayoritas kode dan fitur bersama Chrome, meskipun ada beberapa fitur yang berbeda, dan mereka memiliki lisensi yang berbeda. 

Dari informasi yang saya dapatkan, ternyata Chromium adalah peramban (browser) sebagaimana Chrome, Mozilla Firefox, dan semacamnya. Namun, keberadaan Chromium di PC saya muncul secara tiba-tiba, dan langsung terbuka saat laptop baru saja saya hidupkan. 

Saya memang tinggal menutupnya dengan sekali klik saja. Akan tetapi apakah Chromium yang satu ini aman? Saya bahkan tidak pernah mengunduhnya, pun membukanya -ia terbuka sendiri. Apakah ini merupakan sebuah penyamaran yang menunggangi malware?

Agar keragu-raguan ini tidak meraja lela, dengan segenap minimnya pengetahuan saya terhadap teknologi, saya memutuskan untuk menghapus Chromium yang ada di laptop saya. Saya pun menemukan artikel Cara Menghapus Chromium Browser di PC Sampai ke Akar-akarnya di Androbuntu.


Singkat cerita, saya pun me-restart laptop dan tidak ada lagi "sambutan selamat datang" dari Chromium ketika saya baru saja menghidupkan laptop.

Di Androbuntu, saya menemukan banyak informasi mulai dari tutorial hingga berita terbaru mengenai spesifikasi dan harga gawai terkini. Androbuntu menyediakan informasi mengenai Android, iOS, Windows, Linux, internet, hingga game dan seputar teknologi lainnya. Saya bisa belajar supaya pengetahuan mengenai teknologi jadi enggak minim minim amat.

Artikel di Androbuntu update hampir setiap hari. Dalam satu hari bisa lebih dari satu artikel. Ada 5 orang sosok di balik Androbuntu.

Loki 
Fadillah
Founder
Hobi bersenang-senang dengan komputer
Faddlah
Akbar
Content
Writer
Ingin jadi anak salih, biar anaknya nanti salih
Ismail
bin Mail
Content
Writer
Kita semua manusia biasa, jangan sombong
Yus
Yulianto
Editor
Just another crazy person trying to change the world
Hannah
Al Rashid
Socmed
Specialist
Heal the world, make it the better place

Luar biasa yah, bio yang mereka punya. Saya temukan di laman redaksi. Ternyata Androbuntu dikelola oleh anak bangsa yang memiliki moto nan luhur.

Saya juga suka tampilan website Androbuntu yang walaupun ada iklan, tetapi -istilahnya- tidak gila iklan. Androbuntu tetap memperhatikan user experience sehingga iklan yang ada tidak membanjiri halaman dan pengunjung tidak perlu repot-repot klik sana sini menutup iklan.

Ngomong-ngomong soal iklan, ternyata situs tersebut juga menerima kerja sama beriklan. Maksudnya, kita -yang memiliki layanan/produk/jasa- bisa beriklan di Androbuntu. Cukup bayar sekali, artikel promosi kamu akan tetap tayang di Androbuntu selamanya (selama Androbuntu masih aktif). Baik banget yah?

Selain itu, ternyata kita juga bisa mengirim tulisan ke Androbuntu. Tulisan yang dikirimkan boleh menyertakan gambar, boleh juga tidak (nanti dicarikan oleh Androbuntu). Di tulisan, kita bisa selipkan alamat sosmed, blog, website, atau channel youtube. Lumayan untuk backlink dan portofolio. Saya juga pingin lah. Saya mau menggali ilmu terlebih dahulu, sebab itu tadi, pengetahuan saya tentang teknologi informasi masih rendah.

Sebagai pengguna Windows 10, saya bahkan baru tahu kalau di dunia ini telah ada yang namanya "Cortana", si asisten digital, sama seperti Alexa milik Amazon, Siri milik Apple, dan Google Assistant -yang tentu saja- milik Google.

Kadang, kita belum begitu memaksimalkan fitur yang sehari-hari berada di genggaman tangan kita. Bahkan, kita baru tahu nama suatu fitur. (Eh, apa mungkin hanya saya?).

Saya pernah ditanya bagaimana mengganti wallpaper ponsel, bagaimana menambahkan kontak di grup WhatsApp, bahkan ditanya apakah suatu SMS itu penipuan atau tidak. Sekarang teknologi sudah melekat dan menjadi bagian dari kehidupan, tetapi manusia belum terlalu pandai berbaur dengannya.

Sesederhana apapun itu, saya sadar betapa pentingnya melek teknologi di era sekarang ini. Saya jadi tidak heran mengapa ada artikel sesimpel Cara Memindahkan File ke Flashdisk dari Laptop dan Komputer, atau artikel pengertian komputer di Androbuntu.

Semoga kita semua menjadi pengguna yang mengerti cara menggunakan.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan kritik dan saran yang santun dan membangun