Produk Kecantikan yang Saya Gunakan

Hikmah yang saya petik setelah mendapati beruntusan di wajah saya kurang lebih dua tahun yang lalu ialah: belajar perawatan kulit / skin care. Yap, setelah diserang jerawat yang bertubi-tubi datang di wajah saya setiap hari tahun 2016 itu membuat saya rajin baca-baca beauty blog atau menonton beauty vlog.

Saya jadi paham nama-nama alat make up. Foundation, concealer, BB cream. Belum begitu ngerti semua sih, walau saya perempuan. Tapi lumayan lah ya. Saya juga udah tahu beberapa nama skin care. Cleanser, toner, moisturizer, serum, masker. Itu saja baru. Ehehe.

Pelajaran yang saya tangkap adalah: skin care itu investasi. Hasil skin care itu berdampak untuk jangka panjang. Sedangkan hasil make up hanya mempercantik untuk sementara waktu.

Dari sekian banyak langkah skin care, langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah: cleansing, toning, moisturizing, dan protecting. Cleansing dengan sabun muka, toning dengan toner, moisturizing dengan moisturizer/pelembab, dan protecting dengan sun block. Sun block tidak usah dipakai di malam hari.

Jujur saja, tidak banyak produk kecantikan yang saya pakai, dalam artian yang mempunyai merk. Di samping alokasi dana untuk skin care belum mumpuni, saya juga agak ragu membeli untuk coba-coba. Takut gak cocok gitu. Mengingat nominalnya juga enggak sedikit. Jadinya saya selingi dengan produk alami.

Sehari-hari, saya menggunakan:

Sumber: dokpri

Hada Labo Perfect x Simple tamagohada mild peeling sebagai cleanser. Kalau hanya berminyak dan tidak begitu terkena polusi, saya ganti facial wash saya dengan madu. Setengah sendok madu tambah setetes air, gosok-gosok di tangan, dan gosok ke muka. 

Skin Aqua UV Moisture Milk SPF 50+ PA+++ (yang warna biru) untuk sun block sebagai protecting yang katanya juga "moisture", wah berarti juga bisa untuk moisturizing dong? Gimanapun itu, wajah saya kini lebih aman setelah berlama di bawah sinar matahari. Aseli. Cucok buat sayah.

Bedak Marcks. Saya pakai yang bedak tabur, bukan yang padat. Saya pakai yang kemasan kecil karena lebih suka dengan packaging-nya yang bagi saya tidak mudah tumpah (karena salah buka, ckckck). Kemasan kecil ini juga punya spons di dalamnya.

Karena bibir saya suka kering dan pecah-pecah, saya memakai lip balm. Saya pakai yang merk Oriflame dengan rasa stroberi. 

Dikarenakan bibir yang kering dan suka pecah-pecah pula, sebelum tidur saya juga rajin mengolesinya dengan Vaseline.

Saya lupa sejak kapan memakai masing-masing produk tersebut. Saya juga tidak menghitung dan tidak mengingat sudah berapa kali repurchase. Yang jelas, saya sudah memakai dalam hitungan bulan bahkan tahun untuk semua produk di atas, dan boleh dibayangkan berapa kali repurchase.

Sekian ulasan dan sharing saya mengenai produk kecantikan. Sungguh ulasan yang sedikit amatir. Semoga bermanfaat. Akhir kata, CMIIW.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan kritik dan saran yang santun dan membangun :)