Kota Impian

Saya berasal dari Indonesia, tepatnya Sumatera Barat, tepatnya lagi di ranah minang (Baca juga postingan fakta-fakta saya). Ranah minang terkenal dengan alamnya permai, kulinernya yang menggoda, adat dan budayanya yang kental. Ranah minang juga tempat sanak family

Ranah minang perlahan terasa sempit. Ranah minang tempat aman yang tak nyaman. Sebab pikiran saya melanglang jauh ke negeri seberang ingin bertualang. Menyentuh cuaca dan iklim baru. Ranah minang tempat nyaman yang tak aman. Sebab saya ingin belajar di negeri jauh di luar. Menyapa masyarakat baru.

Vienna, Austria; Melbourne, Australia; Osaka, Jepang; Calgary, Kanada; Sydney, Australia; Vancouver, Kanada; Toronto, Kanada; Tokyo, Jepang; Kopenhagen, Denmark; Adelaide, Australia merupakan kota-kota ternyaman di dunia menurut hasil laporan The Economist Intelligence Unit tahun 2018 berdasarkan indikator stabilitas, pelayanan kesehatan. budaya & lingkungan, pendidikan, dan infrastruktur. (www.eiu.com). Tiap tahun mereka seolah jadi juara bertahan.

Finland; Norway; Denmark; Iceland; Switzerland; Netherlands; Canada; New Zealand; Sweden; dan Australia adalah 10 besar dalam Ranking of Happiness 2015-2017. Indonesia no 96 btw. (worldhappiness.report).

(Um, Sumatera Barat masuk ke dalam 10 besar provinsi paling bahagia Indonesia dari survei kualitatif BPS 2017)

Apakah saya ingin ke sana? Tentu. Manakah kota impian saya?

ask.fm/elthnad
"Kamu ingin tinggal di kota mana?"

"Mineral Town"

Saya justru menjawab: Mineral Town. Pertanyaan dan jawaban itu telah datang lebih dari setahun yang lalu. Tapi masih cucok juga kok sampai sekarang. Kenapa saya suka dengan Mineral Town? Yuk mari selesaikan bacaan ini sambil mendengar Harvest Moon backsound.

Ada perpustakaan kota dengan berbagai koleksi buku. Tak jauh dari perpustakaan, terdapat supermarket dengan berbagai macam jualan. Di sebelah toko ada klinik dengan dokter dan suster yang ramah.

Ada Aja Winery dengan anggur segarnya. Ada tukang pandai besi berpengalaman. Ada Poultry Farm tempat membeli telur segar. Ada pula Yodel Ranch tempat membeli susu sapi segar. Ada The Inn tempat makan enak dengan lantai dua berupa penginapan. Rose Square tempat bermacam festival. Kemudian Mineral Beach yang tenang, dan ada tempat makan setiap summer. 

Mineral Town mempunyai hutan, jalan ke Mother's Hill. Ada pemandian air panas dan kolam di dekat gua. Mineral Town memiliki empat musim. Ada berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang berganti setiap musim. 

Oh ya, di Mineral Town tidak ada sekolah. Tidak ada anak usia sekolah saat saya mengunjunginya dalam karakter Jack di HM FOMT. Barangkali mereka yang dalam usia sekolah belajar di kota sebelah. Bisa jadi sistem pendidikannya tidak melalui sekolah formal. Terlepas dari hal ini, fasilitas Mineral Town sudah oke buat saya tempati.

Mineral Town hanyalah kota kecil dengan kepadatan penduduk yang rendah. Terletak di kaki bukit dan memiliki pantai. Udaranya segar. Penduduk suka berjalan kaki.  Kriminalitas rendah, mencapai nihil.

Tapi, Mineral Town entah di mana qaqa. Kalau di bumi ini, di mana kota impian saya?

Saya pun bingung. Ada banyak. Namun yang jelas, kota impian saya adalah kota yang memiliki angka tinggi dalam indikator sesuai dengan penelitian EIU tersebut. Apa berarti 10 kota ternyaman itu tempat impian saya? Benar, dan masih ada lagi tambahannya. Lalu kembali ke kalimat awal paragraf ini.

Jangan lupakan Mekkah dan Madinah. Tempat impian muslim. Tempat segudang sejarah keagamaan.

Jadi, di manakah tempat impian saya? Mohon maaf, belum ada jawaban konkret sebab terlalu banyak dan kalimat ini menjadi bertele-tele. Akhir kata, saya beri kutipan tweet ini:


Sekian tulisan panjang kali lebar yang sebenarnya hanya disimpulkan oleh satu buah cuitan itu. Tulisan ini tidak banyak menambah khazanah pengetahuan wisata di planet bumi, melainkan dunia virtual. Sebuah nostalgia pada permainan lama. Ada yang main Harvest Moon juga? Harvest Moon apa?

No comments:

Post a Comment