Dear Anon

Halo Anon!

Lama tak berjumpa(?)

Bagaimana kabarmu sekarang? Saya harap baik-baik saja ya.

Saya tidak tahu siapa dirimu. Saya tidak tahu ada berapa banyak kalian semua. Saya tidak tahu dari mana kau berasal. Saya tidak tahu bahasa apa yang sesungguhnya kau gunakan. Namun saya rasa kau bisa mengerti bahasa yang saya gunakan. Umm. Entahlah.

Komentar-komentar Anon ini tidak begitu bermanfaat untuk blogger yang ingin mendapatkan komentar nyambung dengan artikel, yang mengandung kata kunci, apalagi bagi blogger penggiat SEO. Komentar Anon jauh dari komentar yang diharapkan. Tapi saya bukan penggiat SEO, mungkin belum. 

Pernah pula saya bertanya kepada salah seorang sahabat. Apakah dia sosok di balik Anon. Soalnya dia suka kepo dan kiranya punya bakat detektif. Ternyata bukan, katanya. Saya pun percaya.

Ada rasa senang mendapatkan komentar-komentar positif dari Anon.

Hi there! Someone in my Myspace group shared this site with us so I came to take a look. I'm definitely enjoying the information. I'm book-marking and will be tweeting this to my followers! Outstanding blog and terrific style and design. -Anon, pada Ngabuburit Asik.

Great wweb site. Plenty of helppful information here. I am sending it to several buddies ans also sharing in delicious. And naturally, thanks for you effort! -Anon, pada Ngabuburit Asik Bersama A'Morenesia.

That is very fascinating, You're an overly skilled blogger. I have joined your rss feed and stay up for in the hunt for extra of your fantastic post. Also, I have shared your web site in my social networks -Anon, pada Ngabuburit Asik dengan COC.

so on.

Walau lain kali pula, komentar dari Anon berupa bahasa asing yang tidak bisa saya mengerti bahkan setelah saya coba menerjemahkannya di layanan google translate. Ada pula komentar soal dating apps yang saya tidak tahu untuk apa. Apakah Anon segitu perhatiannya sampai ke urusan asmara saya?

Maaf, saya sempat meragukan keberadaanmu, wahai Anon. Apakah engkau spam? Scam? Apakah kau mata-mata? Orang iseng banget? Apakah kau mempunyai niat yang lain? Apakah saya terlalu curiga?

Semoga segala kecurigaan saya tiada guna.

Saya sempat bertanya ke sebuah forum blogger perihal komentar dari Anonim. Katanya, selagi komentar itu tidak membawa link hidup, aman-aman saja. Masuk akal. (Terima kasih kak Helen, kak Ade, kak Myra atas tanggapannya).

Pada akhirnya, saya mau mengucapkan terima kasih sudah datang. Semoga hidupmu dikaruniai kebaikan.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan kritik dan saran yang santun dan membangun :)