Dear Anonym

Halo Anon!

Lama tak berjumpa(?)

Bagaimana kabarmu sekarang? Saya harap baik-baik saja ya.

Saya tidak tahu siapa dirimu. Saya tidak tahu ada berapa banyak kalian. Saya tidak tahu dari mana kau berasal. Saya tidak tahu bahasa apa yang sesungguhnya kau gunakan. Namun saya rasa kau bisa mengerti bahasa yang saya gunakan.

Dari Ngabuburit Asik Bersama Amorenesia

Dalam Ngabuburit Asik Bersama COC, Anon bilang saya punya skill yang bagus. Wow. Sungguh menggugah hati. Siapakah engkau? Jangan-jangan kau gamer itu? Apa jangan-jangan dua komentar Anon berasal dari gamers yang saya masukkan di dalam postingan? Wah saya benar-benar bermimpi.

Komentar-komentar Anon ini tidak begitu bermanfaat untuk blogger yang ingin mendapatkan komentar nyambung dengan artikel, yang mengandung kata kunci, apalagi bagi blogger penggiat SEO. Komentar Anon jauh dari komentar yang diharapkan. Tapi saya bukan penggiat SEO, mungkin belum. 

Pernah pula saya tanya kepada salah seorang sahabat. Apakah dia sosok di balik Anon. Soalnya dia suka kepo dan kiranya punya bakat detektif. Ternyata bukan, katanya. Saya pun percaya.

Ada rasa senang mendapatkan komentar positif dari Anon. Walau lain kali pula, komentar dari Anon tidak bisa saya mengerti bahkan setelah saya coba menerjemahkannya di layanan google translate (komentar terdapat di: Fitur Laptop ASUS X555), dan ada pula komentar dating apps yang saya tidak tahu untuk apa (komentar terdapat di: Blogger di Masa Depan Jadi Apa, Kawan?). Apakah Anon segitu perhatiannya sampai ke urusan asmara saya?

Maaf, saya sempat meragukan keberadaanmu, Anon. Apakah engkau spam? Apakah kau mata-mata? Apakah kau mempunyai niat yang lain? Apakah saya terlalu curiga?

Semoga segala kecurigaan saya tiada guna.

Saya sempat bertanya ke sebuah forum blogger perihal komentar dari Anonim. Katanya, selagi komentar itu tidak membawa link hidup, aman-aman saja. Masuk akal. (Terima kasih kak Helen, kak Ade, kak Myra atas tanggapannya).

Pada akhirnya, saya mau mengucapkan terima kasih sudah datang. Semoga hidupmu dikaruniai kebaikan.

No comments:

Post a Comment