Blogger Full Time atau Blogger Part Time?

Jika ditanya pilih menjadi blogger full time atau blogger part time, secepat kilat benak saya langsung punya jawabannya. Pertanyaan gampang, batin saya dengan cepat. Tidak perlu pikir lama, saya menjawab: blogger part time.

Kenapa blogger part time? Jelas saja saya menimbang dengan situasi dan kondisi yang saya miliki.

Blogger part time atau blogger full time tidak mendefinisikan seberapa besar rasa cinta terhadap dunia blog. Blogger part time atau blogger full time tidak mendefinisikan keloyalan. 

Sebab meski tidak mendedikasikan diri sepenuhnya di dunia perbloggingan ini, saya tetap cintah kok. Sebab keloyalan dalam dunia perbloggingan rasanya tidak diukur berdasarkan kubu part time atau full time.

Bagi saya, blogging adalah pekerjaan suka-suka. Kita menjabat sebagai bos sekaligus anak buah. Terserah mau dibawa ke mana tulisan ini. Terserah mau update kapan saja. Hingga terserah mau mencari keuntungan lebih (baca:  uang), karena kadang dengan membagikan tulisan saja sudah bisa merasakan keuntungan dalam bentuk perasaan lega telah mencurahkan pikiran.

Penunjuk waktu

Saya salut dengan mereka yang mendedikasikan penuh untuk dunia blogging dan untuk blogger.  Resign dari pekerjaan awal untuk menjadi blogger. Mereka yang bahkan memberdayakan orang lain, membangun  dan mengelola komunitas untuk bersama.

Lantas, kenapa saya memilih jawaban sebagai blogger part time?

Saya masih terikat dengan status saya sebagai mahasiswa.

Kemudian saya kira pertanyaan 'memilih' tidak melulu soal waktu sekarang, namun juga berhubungan dengan masa yang akan datang dalam kata kain sebagai keinginan.

Berbicara soal cita-cita, saya punya cita-cita yang lain.

Setelah belajar mengenal diri sendiri, ternyata saya suka dengan kesibukan, saya suka dengan berbagai macam pekerjaan yang diberikan. Stress juga sih. Tapi itu membuat saya lebih menghargai waktu dan membuat saya sadar kalau saya tidak punya banyak waktu luang. Punya banyak gawean bikin saya semakin termotivasi menyelesaikan tiap tugas tanpa menundanya.

Walau begitu, menyoal masa depan, tiada manusia yang tahu pasti. Manusia bisa berencana dan berusaha. Dalam perjalanannya, manusia bisa semakin mengenal dirinya.

18 comments:

  1. Yeay toast, akupun gitu hihi
    Blom pede klo full time
    Btw kok aku jatuh hati ya ama blog ini, enakeun euy dibacanya dari tab, templatenya minimalis, tulisannya bahasanya aku suka....semacam berbobot gitu, kemaren aku baru kubek kubek
    Smangat menulis terusss naad

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak Nitaaa. Wah cinta saya berbalas.
      Hehe. Mungkin otak saya lagi bisa diajak berpikir kak.
      Makasi banyak kak <3

      Delete
  2. Bahasanya mengalir dan berbobot .Blogmu akan saya kunjungi .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah antara senang dan takut sebenarnya dapat komentar beginian. Makasi unnii ^^

      Delete
  3. kalau saya sih, pinginnya full time, tapi hmmmm... sepertinya masih belum bisa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suatu saat setelah langkah-langkahnya dipijak ya Bu. Semoga.
      (Saya baru balik baca artikel Ibu. Heheheh)

      Delete
  4. Benar, sejauh ini saya belum terpikir untuk menjadi Full Time Blogger, karena juga tanggung jawabnya besar. Semoga makin hari kita bisa makin belajar tentang blogging ya.. hahha..

    ReplyDelete
  5. saya juga sih, alasan yg pertama ya karena blm kompeten. alasan ke2 saya masih punya hobi lain. tapi tetep juga kita gak pernah tau gimana besok, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga belum kompeten mbak. Seiring berjalannya waktu kita belajar upgrade diri ya mbak. Hehe

      Delete
  6. Wah sya jga baru aja mau nulis ini mbak hihi..kalo sya krena setaun ke dpan jdi ibu rumah tangga dlu jdi mau jdi blogger penuh waktu...tapi mau paruh atau pun penuh yg penting berfaedah ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap. Semangat mengurus rumah tangganya ya mbak. Iya, yang penting bisa bermanfaat ya mbak :)

      Delete
  7. Sebenernya bedanya apa siy ya? Di bagian menjadikan blog sebagai sumber rejeki atau bukan gitu ya? Saya milih jadi blogger semampunya *eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya bisa diartikan begitu mbak. Saya jadi sadar kalau belum nulis itu di postingan. Hehe (((blogger semampunya))) 🤣 Kalau ada pilihan itu saya juga masuk deh mbak.

      Delete
  8. sama.
    saya pun milih jadi blogger part time alias blogger sesempatnya. soalnya emang cuma sempat nulis dan bw pas wiken doang. hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi iya Mbak Dita. Disesuaikan dengan kondisi ya Mbak :)

      Delete
  9. Blogger full time itu harus punya skill SEO dll jadi bisa mengandalkan penuh penghasilan dari menulis, kalau aku part time aja hihi

    ReplyDelete