Fakta Rokok


Secara kasar, di dunia ini ada sekitar 15% orang sakit, 15% orang sehat, sisanya 70% orang yang 'terlihat' sehat. (Penelitian WHO)

Rokok memang menjadi masalah pelik di negeri ini, dengan pendapatan dari tembakau dan nasib penduduk yang bergantung dengan tembakau yang seolah jadi tameng kenapa sampai sekarang ini kertas berisi racun itu masih beredar dimana-mana.

Walaupun kemasan rokok sudah diganti, masyarakat tetap saja 'buta' dan 'tuli'. Kenapa? karena efek dari paparan toksikologi lingkungan itu sulit diterima oleh masyarakat. Maksudnya, karena dampaknya lamaaaa, jadi masyarakat susah untuk menerima peringatan tersebut.

Sebetulnya ini adalah tugas kita bersama, karena kita tinggal di wilayah ini bersama-sama, dan merupakan tanggung jawab kitalah untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan tidak tercemar, dan juga demi terciptanya kenyamanan bersama. Lingkunganku adalah lingkunganmu, dan lingkunganmu adalah lingkunganku.

Saya tahu, berhenti dari zat adiktif itu susah, sangat susah. Saya juga belum mempunyai kuasa bagaimana mengalihkan pekerjaan para buruh tembakau atau mereka yang bekerja di industri rokok. Tapi itu bukanlah satu-satunya cara menghindar dari dampak rokok yang sangat banyak itu.


Say No to Smoking!


Jika tidak mampu berhenti menghisap rokok,
setidaknya tolong jangan merokok di tempat umum

Berikut adalah beberapa fakta dari rokok:
  1. Dalam sebatang rokok, terdapat sekitar 4000 racun kimia, 40 di antaranya dapat menyebabkan kanker.
  2. Berdasarkan penelitian, menghisap satu batang rokok setelah makan sama halnya dengan menhisap 10 batang rokok, sehingga resikonya lebih besar. [HealthMeUp]
  3. Nikotin rokok mencapai otak hanya dalam waktu 10 detik sejak dihisap. Racun nikotin di otak dapat merusak pikiran.
  4. Rokok menyebabkan penipisan kulit dan penuaan dini karena menghilangkan vitamin C dalam tubuh.
  5. Racun yang terkandung dalam rokok bisa memperlambat pergerakan sperma dan menurunkan kualitasnya.
  6. Paparan sisa rokok dapat merusak rantai DNA dan oksidasi DNA seseorang [MedicalDaily]
  7. Di dunia, hanya ada 2 negara yang tidak meratifikasi protokol atau pedoman PBB tentang pembatasan rokok, yaitu Indonesia dan Somalia.
  8. Tahukah Anda bahwa rokok seperti halnya candu merupakan alat yang digunakan negara maju untuk menguasai negara berkembang?
  9. Merokok setelah makan dapat meningkatkan resiko kanker 10x lebih tinggi. [HealthMeUp]
  10. Tambahan?
Courtesy: @WOWFAKTA


"Negara ini butuh orang yang peduli dengan keadaan sekitar, yang tidak gampang menyerah ketika diterpa badai, dan jauh dari kebiasaan mengumpat, serta kalau kerja gak harus dicambuk dulu dengan uang" -Anon


31 Mei = HTTS (Hari Tanpa Tembakau Sedunia)

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan kritik dan saran yang santun dan membangun