Kenalan dengan Produk Baru ASUS

Jaman sudah semakin berkembang ya? Saya masih ingat, dulu di saat pertama kali main komputer, wah seneng banget. Walaupun komputer saya itu loadingnya lamaaa banget. Pencet tombol powernya, buat nungguin loadingnya aja sama dengan ngabisin waktu untuk makan seporsi nasi atau mungkin mandi dulu. Tapi gitu-gitu juga saya tak pernah bosan, atau kesel. Dulu itu sering main game, mulai dari game bawaan yaitu main kartu, Game House, dan game lainnya. Dulu itu juga udah mulai bikin-bikin desain grafis walau dengan Paint (Well, sekarang juga masih dengan Paint kadang jika males bikin di CDR, PSD, atau AI). Dulu juga mulai ngedit-ngedit foto, kadang coba-coba main CDR, dan ngetik-ngetik sambil insert clipart, bikin cerita sendiri.

Sekarang? Jika dihadapkan pada situasi yang sama, komputer jadul pentium 2, loading lama, ya mana bisa. Secara gawean udah gak selevel Paint lagi. Game yang dimainkan juga udah bervariasi dan membutuhkan spec yang lebih besar. Iya, jaman sudah berkembang. Begitu pula dengan tugas-tugas saya. Dulunya hanya butuh ngetik-ngetik, dan bikin presentasi. Sekarang sudah lebih beragam. Deadline pun semakin ketat. Gimana caranya jika loadingnya lama. Ditambah lagi, dengan deadline ketat itu, kadang komputer pun menjadi terlihat kurang ketika kita tidak stand by di rumah. Bukan merendahkan komputer, tapi dilihat dari situasi dan kondisi sekarang ya begitu.


Maka hadirlah sebuah benda bernama laptop di dunia ini. Saya pun mengenalnya. Laptop hadir dengan membawa processor yang umumnya lebih cepat, dan dengan fitur yang bisa dibawa-bawa, serta tak usah khawatir jika listrik padam. Jaman sekarang, siapa yang tak kenal laptop? Teman-teman pastinya sudah tahu kan dengan laptop? Bagaimana dengan ASUS? Ah, merek terkenal itu? Tentu saja, kenal! Lalu, bagaimana dengan ASUS Vivobook S S510? Yuk mari kita kenalan dengan produk baru yang satu ini!

Wait! Laptop dan notebook itu sama kan ya? Yap, laptop itu terbagi dua: notebook dan netbook. Notebook berukuran lebih besar dari pada netbook. Notebook itu biasanya memiliki tempat CD, sedangkan netbook tidak karena ukurannya yang lebih kecil. Begitchu. Cmiiw.

ASUS Vivobook S S510
Setiap tahun ASUS merilis seri Notebook yang baru, lho. Tentu saja dengan spesifikasi tinggi yang banyak menarik minat pengguna. Bahkan, berdasarkan data GfK 2017, ASUS menempati peringkat 1 terbesar di pasar Notebook di Indonesia. Bagi yang belum tahu apa itu GfK, GfK adalah lembaga riset pasar terkemuka di Indonesia dan salah satu perusahaan riset pasar terbesar di dunia. Apa yang dilakukan oleh GfK? Yaitu menyampaikan informasi yang relevan tentang konsumen dan pasar, dan membantu konsumen dalam membuat keputusan yang benar. Jadi, dapat disimpulkan bahwa banyak peminta ASUS. Nah, belum lama kemarin, ASUS telah meluncurkan ASUS Vivobook S yang baru melalui event The Edge of Beyond.

Ada apa dengan ASUS Vivobook S510 ini?
Kembali ke cerita awal, dengan berkembangnya jaman dan teknologi, kehidupan manusia pun berkembang. Begitu pula dengan saya, yang semakin punya banyak kerjaan, namun tidak dengan waktu. Saya butuh alat pendukung yang membantu saya dalam bekerja (atau bermain dan kinda refreshing/entertaining maself). Lalu, ada apa dengan ASUS ini?

Desain yang elegan
Dilihat dari atas, atau mungkin juga dari depan, maka tampaklah desain yang elegan seperti gambar. Pattern klasik segaligus modern, ah, bener-bener elegan ya? Bagi yang suka warna gelap, tak usah bersedih, karena ASUS ini juga tersedia dalam warna hitam.
ASUS S510 tampak atas
Tipis dan ringan
ASUS membaca kebutuhan pengguna dengan merilis varian VivoBook. Notebook tipis dan ringan yang terjangkau dibandingkan dengan varian ZenBook yang lebih premium. Notebook yang tipis dan ringan, akan membuat saya saya (atau kita) akan lebih mudah untuk membawanya kemana-mana, pastinya. Terlebih bagi orang yang memiliki keseharian berpindah-pindah, dan pulang ketika langit sudah mulai gelap (atau kadang sudah beneran gelap). ASUS Vivobook S15 ini hanya memiliki bobot seberat 1,5 kg. Sesuai dengan namanya ya, ganti aja S dengan 5, haha. Chassisnya sangat ringkas dengan ketebalan hanya 1,79cm.
Lihatlah ketipisannya
Layar yang lebar
Namun meski lebih terjangkau, seri VivoBook tetap punya performa yang mumpuni, desain elegan dan fitur yang sangat menarik. Misalnya adalah punya layar berukuran 15,6 inci meski bodinya hanya sebesar Notebook 14 inci. Ukuran layar ini sangat membantu untuk kita yang suka membagi layar. Kadang sebagian layar untuk menulis, sebagian lagi untuk melihat youtube. Terkadang, sebagian layar untuk tempat mengetik, sebagian lagi tempat bacaan referensi. Lihat saja pada gambar, berapa jarak ujung layar dengan tepi body-nya? 7,8 mm pemirsah, berarti kurang dari 1 cm dong.
ASUS S510 tampak depan
Kenyamanan mengetik
Berurusan dengan laptop, tentunya tak jauh-jauh dari urusan ketik-ketik. Maka, keyboard adalah salah satu hal yang kita perhatikan. Saya adalah orang yang turut memperhatikan keyboard laptop, karena sebagian besar fungsi laptop bagi saya adalah tempat mengetik. Jadi, keyboard harus membuat nyaman jari-jari ini kan ya? 

Keyboard
Yap, dan tombol keyboard ASUS S15 ini ditempatkan di kawasan yang sedikit turun dibandingkan dengan body notebook. Selain membuat penampilannya lebih cantik, metode ini juga dapat meningkatkan kenyamanan mengetik. Pst, tombol panah kiri dan kanan memiliki jeda / space dengan tombol di atasnya untuk mereduksi salah menekan tombol. Tombol powernya ada di sudut kanan atas keyboard, bergabung dengan tombol keyboard lainnya, jadi lebih rapi kelihatannya.

RAM yang besar
ASUS tidak pernah absen untuk mengedepankan aspek performa pada tiap perangkat buatannya, tidak terkecuali notebook yang satu ini. Selain dukungan kemampuan prosessor yang mumpuni untuk mengolah sistem dengan baik, ASUS VivoBook S S510 turut dilengkapi dengan RAM berukuran 4GB dua buah storage yang dikombinasikan antara HDD dan SSD. Oke nih, buat main game. hehe

Prosesor Intel Core i5 generasi ke-7
Notebook ini menggunakan prosesor Intel Core i5 7200U. Prosesor quad thread dengan cache sebesar 3MB ini punya kecepatan 2,5GHz yang bisa ditingkatkan hingga 3,1GHz. Ia bekerja menggunakan daya 7,5 sampai 25 watt. Sangat hemat energi. Wah, sekarang prosessor menjadi hal yang saya pertimbangkan saat memilih laptop. Apalagi untuk saya yang suka melakukan pekerjaan multitasking dan membuka banyak jendela saat main laptop.

Grafis berbasis Nvidia GeForce
Tak hanya itu, meskipun ia sudah punya grafis terintegrasi yang cukup mumpuni, namun ASUS melengkapi kinerjanya dengan grafis mumpuni berbasis Nvidia GeForce 940MX dengan video RAM sebesar 2GB. Untuk menopang performa prosesor dan grafis, ASUS membenamkan RAM hemat energi DDR3L berkecepatan 2133MHz. 


Memori 1 Tera
Adapun untuk menampung data, disediakan harddisk sebesar 1TB. ((1 Tera, sodara-sodara)). Tidak cukup? Demi memaksimalkan performa notebook, baik saat booting ataupun loading aplikasi, tersedia pula SSD sebesar 128GB. Anda akan merasakan peningkatan dalam kecepatan baca dan tulis yang drastis, kinerja secara keseluruhan, waktu boot-up, dan data yang lebih aman saat disimpan di SSD. Adapun untuk data yang lebih besar, bisa disimpan di HDD berkapasitas 1TB yang sangat lega.

Port dan kontektor lengkap
ASUS VivoBook S15 punya kelengkapan varian port yang sangat beraneka ragam. Mulai dari port HDMI berukuran penuh yang dapat disambungkan dengan sangat mudah ke pesawat televisi ataupun proyektor masa kini lewat kabel HDMI, ASUS masih menyediakan banyak port lain. Di antaranya adalah port USB 3.1 berbasis Type-C yang sangat bermanfaat untuk menampung perangkat masa kini ataupun yang akan datang.

Port yang tersedia di sisi kiri notebook
Port yang tersedia di sisi kanan notebook
Touchpad hingga 4 jari
Untuk menggeser kursor, touchpad pada ASUS VivoBook S15 juga sangat smooth saat disentuh. Meski hadir dengan sistem operasi Endless OS, touchpad tersebut juga mendukung input multi-gesture pada Windows 10 hingga mendukung 4 jari. Dukungan tersebut membuat lebih banyak opsi yang bisa dilakukan dengan jari di touchpad. Ia juga punya kemampuan palm rejection untuk menghindari kesalahan pengetikan saat telapak tangan pengguna secara tidak sengaja menyentuh touchpad. Berikut apa yang bisa dilakukan dengan satu hingga empat jari pada toucpad ASUS VivoBook S15.

Touch touch the touchpad

Dilengkapi dengan fingerprint scanner untuk keamanan
Selain mendukung sentuhan hingga 4 jari, touchpad pada notebook ini juga mendukung pengamanan berbasis biometrik dalam bentuk fingerprint scanner. Lokasinya berada di sudut kanan atas touchpad. Pengamanan berbasis fingerprint ini sudah mendukung fitur login aman milik Windows 10 Hello yang memungkinkan penggunanya masuk ke dalam sistem operasi cukup dengan sentuhan jari. Selain saat akan bekerja, fitur ini juga akan sangat bermanfaat untuk memastikan keamanan data milik pengguna jika suatu saat notebook dicuri ataupun tertinggal entah di mana.
Lihatlah sudut kanan atas touchpadnya
Optimasi baterai dengan Battery Health Charging
Yang namanya notebook, pasti kita kerap melakukan pasang colok kabel adapter. Maklum, namanya juga benda berbaterai, butuh daya dari baterai. Kadang kita lupa dan membiarkannya tetap disambungkan ke jala-jala listrik dan baterainya tetap berada di kondisi 98 sampai 100 persen dalam jangka waktu panjang. Kebiasaan ini dapat menurunkan masa pakai baterai tersebut dan berpotensi membuat komponen di dalamnya membengkak (kembung). Baterai bisa bocor. Eitss! ASUS VivoBook S15 punya dua teknologi yang dapat mencegah hal seperti itu terjadi dan sekaligus memperpanjang masa operasional baterai.

SuperBattery! Teknologi pengawet baterai ini mampu membuat masa pakai baterai 3 kali lipat lebih panjang dibandingkan dengan baterai notebook pada umumnya. Cara SuperBattery melakukannya adalah dengan memonitor secara cerdas serta membatasi pengisian maksimal yang bisa diberikan pada sel baterai. Dengan SuperBattery, VivoBook S mampu mencapai siklus pengisian ulang hingga 900 kali dibandingkan dengan siklus pengisian ulang notebook pada umumnya yang sekitar 300 kali sebelum daya tahan baterainya menurun. Selain itu, SuperBattery juga mampu mengisi ulang cepat baterai VivoBook S15 dari kondisi 0% hingga mencapai 60% hanya dalam waktu 49 menit saja.

Ditambah dengan ASUS Battery Health Charging App yang memungkinkan pengguna untuk secara manual menentukan tingkat Relative State of Charge (RSOC) baterai notebook pada 60%, 80% atau 100%. Membatasi tingkat pengisian baterai oleh charger dapat membantu memperpanjang masa pakai baterai tersebut.

Sistem Operasi Endless OS
Secara hardware, ASUS VivoBook S15 mendukung sistem operasi Windows 10 dengan Cortana. Namun demikian, varian notebook ini dipasarkan dengan sistem operas Endless OS di Indonesia. Tetapi jangan salah, sistem operasi berbasis Linux yang kekinian tersebut punya beraneka ragam fungsi dan fitur yang dapat digunakan untuk mendukung aktivitas penggunanya sehari hari. Apa saja?

Endless OS merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Endless Mobile yang dapat di-download secara cuma-cuma oleh siapapun. Ia telah dilengkapi dengan berbagai konten hingga 100 aplikasi gratis yang dapat dipakai langsung tanpa penggunanya harus terhubung ke Internet. Sistem operasi tersebut juga dirancang untuk terasa alami dan intuitif, sehingga mudah digunakan walaupun hanya memiliki sedikit pengalaman atau belum pernah menggunakan komputer. Kemudahan yang ditawarkan bagaikan kita menggunakan smartphone.

Tidak ada biaya tambahan apapun untuk menggunakan sistem operasi ini. Penggunaannya pun tiada batasan, tidak seperti sistem operasi ataupun aplikasi trial yang bisa digunakan selama 30 hari. Sistem operasi ini juga relatif lebih tahan terhadap virus komputer sehingga dapat mengurangi masalah yang akan muncul dari serangan virus atau malware yang kini semakin menjadi momok. Ketika terhubung ke internet, Endless berfungsi seperti komputer pada umumnya, kita dapat mencari informasi apapun atau menghubungi kerabat kita di manapun.


Spesifikasi
Jadi, bagaimana menurut teman-teman? Mengikuti perkembangan jaman seiring dengan perkembangan rutinitas dan kerja sehari-hari, ASUS S510 adalah pilihan yang oke, kan?

2 comments:

  1. Produk dari ASUS memang selalu oke

    ReplyDelete
  2. Yup, dari pengalaman dua merk laptop yang pernah saya pakai ASUS juara.

    ReplyDelete