Ku Tak Ragu Lagi Makan Enak

Welcome readers! This post is special, this is just for you ^^
***
Life is a combination of magic and pasta -Federico Fellini 
Savoury Cupcakes
Penne, everyone?!
 Low-fat Strawberry Parfait? Why not?!
Chicken black pepper? Susah nolak euy!
Mie Thailand! Ah, kuliner dari negeri seribu pagoda memang menggiurkan
Halo, selamat datang! Bagaimana suguhan kali ini? Tampaknya menggiurkan ya? Ah, apalagi musim hujan begini jadi sering laper dan pengen makan. Tak harus hujan sih, kerjaan akhir-akhir ini juga menumpuk dan tubuh jadi butuh asupan makanan. Bayangan makanan pun datang mengerumuni kepala. "Tapi, saya sedang diet."

Well, well, well. Kekhawatiran itu datang seiring dengan impian memiliki badan nan ideal. Rasa ingin mempunyai berat badan yang ideal kadang lebih tinggi daripada keinginan memenuhi selera perut dan lidah. Apalagi jika sekarang dalam masa program menurunkan berat badan. Huft. Harus bersabar kan ya. Diet sehat pun akhirnya dijalani dengan sepenuh hati. Apalagi, mereka bilang, 'yang sehat itu biasanya tidak enak', dan 'yang enak itu biasanya tidak sehat'. Siapa mereka? Ya orang-orang kebanyakan. Jadinya, menu diet pun dibatasi, dipilah-pilah makanan apa yang baik dan mana yang sebaiknya dihindari. Tapi, pada kalimat yang mereka bilang ada kata 'biasanya', dan saya menemukan hal yang tidak dalam konteks 'biasa' itu, sesuatu yang tidak biasa pada umumnya orang bilang: sehat dan enak! Delicious yet healthy. Kita tetap dengan makanan sehat kita. Sekarang ucapan itu berubah, 'tapi'nya digeser ke belakang. "Saya sedang diet, tapi ini oke."

hangry = hungry + angry
Diet sih diet, tapi apa bisa menahan lapar? Rasa lapar (hungry) bisa berdampak ke emosional juga lho. Sadar tidak, kalau sedang lapar, emosi kita jadi kurang terkontrol? Kadang bisa naik darah dan marah (angry) gak jelas. Mau makan lagi, tapi jadi ingat berat badan.

Ternyata kita bisa makan enak tanpa perlu khawatir dengan berat badan, pun dengan kesehatan. Bagaimana caranya? 


Atur waktu dan porsi makan
Atur waktu dan porsi makan kita. Waktu makan yang baik adalah yang teratur. Misalnya jika kita biasa makan pada pukul 7 pagi, 1 siang, dan 7 malam, maka usahakan setiap harinya makan pada jam tersebut. Hal itu juga dapat berpengaruh terhadap rasa lapar. Jika telat makan misalnya, padahal biasanya kita sudah makan pada jam segitu, kita akan merasa lapar. Jadi, untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya memang kita makan tepat waktu. Apa hubungannya? Hubungannya, orang lapar biasanya akan mengambil porsi yang lebih besar. Pernah dengar kalimat "makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang"? Dikutip dari situs Klik Dokter, Vito A. Damay, seorang dokter spesialis Jantung dan Pembuluh Darah mengatakan bahwa kita tidak perlu mengambil makanan banyak-banyak. Ambil sedikit (atau seperlunya) lalu nikmati makanan itu sambil bercengkerama dengan teman di meja makan. Ah ya, mengenai porsi tadi. Kita dapat mengaturnya sesuai dengan kebutuhan kita. Berapa kalori yang kita butuhkan, dan berapa kalori yang kita konsumsi. Makanlah selayaknya bangsawan. Bangsawan makan dengan teratur, elegan, dan tidak brutal.

Life sucks with barely empty plate
Yap, siapa yang mau makan dengan piring kosong? Atau mungkin dengan piring hampir kosong? Kita bukan manusia pemakan beling. Tapi, kita tidak takut lagi makan makanan enak karena kita sudah mengatur porsi kita sesuai kebutuhan.

Awali dan akhiri dengan air putih
Siapa yang masih belum tahu khasiat air putih? Air sederhana dan hambar itu tak bisa diremehkan. Selain sebagai penghilang rasa haus dan mencegah dehidrasi serta menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh; meningkatkan energi; membantu mengeluarkan racun; menjaga fungsi ginjal; meningkatkan sistem peredaran darah; hingga mencegah penuaan dini dan membuat kulit menjadi halus, air putih juga dapat mengontrol kalori. Cobalah minum air sebelum makan, air akan membantu orang merasa kenyang, dan sebagai hasilnya mengkonsumsi kalori lebih sedikit yang berdampak pada penurunan berat badan.

Siapa tahu di dalam cangkir juga isinya air putih ya. hehe
Tahan dulu untuk tambah
Masih ingat dengan "makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang" kan? Walaupun enak, tahan dulu untuk tambah. Sebab lambung kita perlu waktu untuk mencerna makanan yang masuk. Berilah waktu untuk organ pencernaan kita. dr. Vito A. Damay pun pernah bilang, "Ketika lambung sudah terasa penuh, Anda tidak akan terasa lapar. Keinginan menambah makanan pun menurun."

Hidangan banyak di depan mata? Eits! tunggu dulu kawan
Tak ada larangan untuk nyemil
Nyemil? Boleh-boleh aja. Kita bisa makan makanan selingan sebelum waktu makan yang telah kita tetapkan secara teratur, supaya lambung tetap berisi dan energi tetap terbentuk. Popcorn sehat ini misalnya. Popcorn pun bukanlah jenis cemilan yang susah untuk dibuat di rumah karena bahan yang digunakan sangat sederhana dan sedikit, serta membuatnya pun sebentar.

Healthy popcorn yet yummy
Kacang-kacangan serta berries, atau cereal milk juga bisa menjadi pilihan cemilan sehat. Ingat, tetap perlu kita perhatikan porsinya (ya, lagi-lagi soal porsi). Selain itu juga diperhatikan pula apakah cemilan itu sehat atau tidak.

Memperhatikan kandungan gizi
Selain soal kalori, gizi makanan seperti kandungannya pun amat penting untuk diperhatikan. Pasta misalnya (seperti gambar di atas), bagaimana dengan kandungannya? Apakah baik untuk kesehatan? Apakah berdampak baik untuk tubuh kita? Hmm, kita jadi menimbang-nimbang dan mencari tahu. Hingga pada akhirnya kita mendapatkan ilmu. Bahwa dalam pinked salmon baked penne yang kita makan bisa membuat kita menjadi lebih pintar karena omega 3-nya. Bahwa dalam wild mushroom lasagna kita ternyata terdapat jamur yang dapat meningkatkan imunitas dan mencegah kanker. Bahwa dalam Diet Black Pepper Chicken yang kita konsumsi mengandung black pepper yang berguna sebagai antioksidan. Bahwa dalam menu-menu makanan kita terdapat gizi-gizi lain yang baik. Ilmu dapat, gizi pun dapat.

So, what is in (y)our box today?
Yeah, sekarang, saya -dan kita- tak ragu lagi makan enak. Berat badan? Sip, aman. Diet? Sip, aman. Happy life starts with healthy intake :) dan oh ya, sebetulnya urusan berat badan itu bukan soal diet, tetapi tentang gaya hidup yang sehat.

Thanks for reading (and for leaving your good comment)
---

4 comments:

  1. ayo makan enak mbk! haha. aduuuh baru masuk ke blog ini udh disuguhi makanan enaak. jadi lapaaar. btw, mkasih sharingnya mbk.

    ReplyDelete
  2. Makan selayaknya bangsawan? Hehehe, bisa dicoba tu :D

    ReplyDelete
  3. Makanan yang di ada di gorrygourmet walaupun kelihanya seperti berlemak, tapi takarannya pas, jadi gak bikin gemuk bagi yang memakanya. Kangamir dot kom

    ReplyDelete