-->

Kosanku Istanaku

Karena merantau dan tinggal di kos-kosan, maka jargon saya adalah "kosanku istanaku" sebagai peralihan dari rumahku istanaku. Atau kadang bisa berupa "kosanku, surgaku" sebagai peralihan dari baiti jannati (rumahku surgaku). hehe. 

Walaupun lebih sempit daripada rumah, bukan berarti kos-kosan atau spesifiknya kamar kos tidak bisa dijadikan sebagai hunian yang nyaman. Pada postingan kali ini, saya akan berbagi bagaimana cara membuat atau merasakan hunian menjadi tempat yang nyaman dan bermanfaat untuk dihuni. Untuk itu, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan:

tata letak barang
Kerapian
Atur letak barang-barang dengan rapi. Gunakan ruang se-minimalis mungkin agar kamar tidak sumpek dan sempit. Space vertikal (dinding) pun aku manfaatkan agar tidak memakan space horizontal (lantai)

Kebersihan
Tidak hanya kerapian, kebersihan juga tak boleh dilupakan. Saya juga mempunyai sebuah tempat sampah di kamar kosan untuk sampah kering, seperti rambut rontok, debu, atau kertas. Sampah itu dibuang secara rutin.

Sirkulasi udara dan pencahayaan
Hunian yang nyaman itu yang sirkulasi udaranya lancar, dan juga mendapatkan sinar matahari ketika pagi atau siang hari. Selain tidak boros energi karena tidak harus menghidupkan lampu, hunian yang mendapatkan sinar matahari juga lebih sehat karena matahari terang dan panas dari matahari membuat rumah tinggal menjadi tidak pengap, dan menghalangi jamur.

Akses air bersih yang lancar
Air merupakan kebutuhan vital kita. Susah sekali kalau kita dipisahkan dengan air, karena kegiatan yang kita lakukan sehari-hari berhubungan dengan air. Akses air bersih yang lancar dan dekat merupakan salah satu syarat untuk merasakan hunian yang nyaman.Untungnya kosanku memiliki sumber air bersih yang baik.

Cat dinding yang terang
Warna cat dinding juga mempengaruhi kenyamanan tempat tinggal. Warna terang biasanya akan menciptakan kesan luas untuk ruangan. Warna gelap sebetulnya bisa memberi kesan elegan, tetapi saya lebih nyaman tinggal di tempat yang terang. Setiap orang mempunyai kesukaan yang berbeda-beda.

Sinyal yang bagus
Jaman sekarang, mobilitas komunikasi dan informasi sudah semakin canggih. Tinggal di tempat yang memiliki sinyal yang bagus adalah sebuah pilihan yang diinginkan.

Lingkungan yang asri
Siapa yang suka tinggal di lingkungan yang gersang? Lingkungan yang asri menciptakan udara yang sejuk, dan kebanyakan orang suka lingkungan yang sejuk. Lingkungan yang asri juga menyamankan penglihatan ketika memandangnya.

Luas suatu hunian bukanlah jaminan untuk menciptakan kenyamanan. Sekarang juga sedang ngetrend rumah minimalis. Semua tergantung pada kondisi yang dapat kita ciptakan dalam mengorganisir tempat tinggal kita agar terasa nyaman dan bermanfaat. #HelpfulPlace

Ngomong-ngomong soal minimalis, Ace Hardware Indonesia, menyediakan barang-barang rumah tangga terutama untuk hunian minimalis.


1 comment: